Ide konten adalah nyawa bagi pekerja industri kreatif.
Baik Anda seorang content writer, content creator, copywriter, ataupun social media specialist, memiliki stok ide konten selalu menjadi kebutuhan utama. Tujuannya, agar karya yang dibuat tetap relevan, dan menarik bagi audiens.
Seperti kata Marcia Audita, Head of Social Media Kompasiana, “Konten adalah how to: cara kita bercerita, cara kita storytelling, cara kita bersuara, cara kita berbagi perspektif, cara kita membangun koneksi.”
Namun, tak jarang para profesional kreatif mengalami kebuntuan ide. Khususnya ketika ingin membuat konten untuk weekend, periode di mana engagement audiens biasanya meningkat karena orang memiliki lebih banyak waktu luang untuk membuka media sosial dan blog.

Lantas, adakah cara cepat untuk menemukan ide konten akhir pekan? Apakah ada website yang dapat membantu proses mencari sebuah ide untuk konten?
RadVoice Indonesia telah merangkum lima website yang dapat membantu Anda menemukan referensi konten yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan audiens.
5 Website untuk Membantu Mencari Ide Konten Weekend
Dilansir dari Volume 9, konten yang baik adalah konten yang orisinal, sesuai dengan fakta, dan menjawab pertanyaan audiens. Itu sebabnya, pekerja kreatif sangat perlu melakukan riset mendalam.
Berikut lima website yang RadVoice Indonesia rekomendasikan untuk membantu Anda mencari ide konten weekend.
1. Google Trends
Google Trends merupakan layanan milik Google yang powerful dan wajib dikuasai para content writer.

Website ini menunjukkan seberapa sering suatu kata kunci (keyword) dicari di Google. Google Trends membantu Anda mengetahui topik apa yang sedang populer dan relevan untuk audiens.
Selain itu, Google Trends menampilkan topik terkait dan tren pencarian berdasarkan wilayah di suatu negara. Ini memungkinkan Anda membuat konten yang pas untuk audiens lokal, bahkan untuk konten santai weekend seperti tips liburan singkat, rekomendasi film, atau ide kegiatan akhir pekan di rumah.
2. AnswerThePublic
AnswerThePublic membantu Anda mencari ide konten berdasarkan prinsip 5W+1H (what, why, when, where, who, how).
Tidak hanya itu, website ini juga menampilkan referensi konten berdasarkan kata penghubung, alfabet, perbandingan, atau pertanyaan populer yang sering dicari audiens.
Meskipun versi gratis hanya memberi tiga kesempatan pencarian gratis per sehari, Anda bisa mendapatkan lebih dari 100 ide konten dari satu kata kunci.
Baca juga: Peran Marcia Audita Mengelola Strategi Konten Kompasiana
3. QuestionDB
Sama halnya dengan AnswerThePublic, QuestionDB menyajikan referensi konten atau topik berdasarkan kata kunci.
Hal yang membuat unik, data yang diambil berasal dari Reddit, bukan mesin pencarian. Reddit merupakan situs komunitas di mana para pengguna dapat membuat thread dan saling berdiskusi. Artinya, topik yang muncul di QuestionDB akan lebih autentik, bebas, dan punya perspektif berbeda dari Google.
Versi gratis memberikan 50 ide, cukup untuk membuat seri artikel atau konten mingguan.
4. Pinterest
Pinterest sering dianggap hanya sebagai platform gambar, tapi nyatanya juga merupakan sumber referensi konten yang kaya. Anda bisa menemukan tren visual, infografik, dan konsep kreatif dari berbagai niche.

Pinterest bisa menjadi inspirasi untuk membuat konten Instagram carousel, Pinterest board, atau blog post dengan tema weekend.
5. BuzzSumo
BuzzSumo adalah website yang bisa menampilkan konten paling populer berdasarkan kata kunci dan jumlah share di media sosial.
Anda bisa menemukan konten yang sudah terbukti viral, dan kemudian mengadaptasinya menjadi versi lokal atau lebih personal.
Contoh Ide Konten Weekend yang Menarik
Supaya ide konten lebih mudah dieksekusi, berikut beberapa contoh yang dapat dibuat untuk akhir pekan ini:
- Konten user-generated content (UGC) dengan pelanggan asli memberikan review atau cerita.
- Meme yang relevan dengan isu trending weekend.
- Challenge ringan di Instagram atau TikTok yang cocok untuk akhir pekan.
- Serial how-to atau tips singkat, misalnya “Cara menikmati weekend tanpa keluar rumah”.
- Konten video pendek seperti YouTube Shorts, IG Reels, atau TikTok dengan tema hobi santai, resep cepat, atau tips produktif weekend.
- Konten visual kuliner seperti review restoran, resep mudah, atau rekomendasi jajanan yang cocok dicoba saat weekend.
Baca juga: Mengenal Konten Eksplisit yang Gamblang dan Terang-terangan
Indikator Ide Konten Weekend yang Menarik
Tidak cukup hanya menemukan ide. Anda juga perlu mengevaluasi seberapa menarik ide tersebut bagi audiens.
Dilansir dari laman Buffer, terdapat 10 indikator untuk menguji seberapa menarik ide Anda, yakni:
1. Traffic Situs Web
Traffic situs web menunjukkan seberapa banyak situs dikunjungi melalui ide menarik Anda.
Indikator ini terdiri dari page view setiap tampilan halaman atau artikel dan jumlah pengguna unik yang masuk ke situs atau laman meskipun dilakukan oleh orang yang sama.
2. Traffic Pencarian Organik
Indikator traffic pencarian organik (organic search traffic) menunjukkan jumlah page view yang dihasilkan dari pencarian non-berbayar.
3. Peringkat Kata Kunci (Keyword Ranking)
Indikator keyword ranking ideal untuk strategi SEO agar konten muncul di halaman pertama mesin pencari.
Anda dapat melacaknya dengan Google Search Console, Semrush, Ubersuggest, hingga Ahrefs.

4. Konversi atau Clickthrough Rate (CTR)
Indikator CTR atau konversi menunjukan jumlah klik terhadap tindakan spesifik, seperti mendaftar newsletter atau membeli produk.
Baca juga: Content Writer PrivyID Ray Sita Menceritakan Proses Kolaborasi Lintas Divisi di Balik Sebuah Konten
5. Time on Page
Indikator ini menunjukkan seberapa lama pengunjung berada di halaman. Semakin banyak waktu mereka di situs web atau media sosial, semakin tinggi engagement-nya.
6. Bounce Rate
Indikator bounce rate menunjukkan pengukuran seberapa cepat pengunjung mengakses satu laman. Pengukurannya berupa persentase sesi satu laman dalam situs Anda.
Semakin besar persentase bounce rate, semakin tinggi juga penunjung meninggalkan laman Anda dengan cepat.
7. Metrik Media Sosial
Indikator metrik media sosial juga perlu diperhatikan, termasuk jumlah follower, engagement, impression, dan social share.

8. Metrik Newsletter
Indikator ini menunjukkan pertumbuhan subscriber dan jumlah orang yang membuka email dari Anda. seberapa menarik ide dan konten Anda menggaet perhatian pengunjung.
9. Pendaftaran Peserta di Acara
Laman Buffer mengatakan, sebuah acara dapat dijadikan sumber untuk repurpose konten ke media sosial atau artikel blog.
Semakin banyak jumlah peserta yang mendaftar dan hadir, serta penonton dalam recording(jika itu acara online), semakin berhasil pula ide dan konten.
10. Hasil Eksekusi Ide
Indikator terakhir yakni hasil eksekusi ide. Seberapa sering ide menarik Anda diterbitkan dalam karya seperti postingan media sosial, artikel blog, podcast, atau acara dalam jangka waktu tertentu.
Sudah tahu ide konten mana yang paling cocok untuk brand Anda? Konsultasikan bersama RadVoice dan temukan cara tepat untuk menyampaikan pesan brand melalui konten yang menarik, termasuk artikel feature, tips, atau konten weekend yang kreatif!