Menulis artikel yang cocok dengan kaidah Search Engine Optimization (SEO) menjadi tantangan untuk para penulis.
Pasalnya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis artikel tersebut. Tapi tidak perlu khawatir karena saat ini sudah ada plugin SEO yang bisa membantu Anda.
RadVoice akan membahas 15 plugin SEO terbaik yang wajib Anda coba untuk meningkatkan peringkat blog di mesin pencari.
Apa Itu Plugin SEO?

Mengutip dari Computerhope, plugin adalah sebuah software tambahan yang dipasang pada suatu program untuk meningkatkan kapabilitasnya.
Karena bersifat tambahan, plugin akan terpisah dari software utamanya. Ada yang bersifat gratis, ada juga yang berbayar.
Dalam kasus ini, plugin yang dipasang akan membantu Anda dalam membuat tulisan yang SEO-friendly.
Berbeda dengan keyword tools, plugin ini lebih berfokus pada aspek apa saja yang harus dimiliki pada sebuah tulisan untuk bisa mencapai ranking satu Google.
Baca juga: 13 Istilah SEO yang Membawa Anda ke Halaman Pertama Google
15 Rekomendasi Plugin SEO

Sebelum menjelaskan plugin SEO terbaik, pertanyaan awal adalah “apakah plugin SEO ini bisa digunakan setiap CMS?” Jawabannya: ya dan tidak. Tidak semua plugin tersedia di seluruh CMS.
Terdapat puluhan hingga ratusan CMS yang bisa Anda gunakan. Namun, yang paling populer adalah WordPress. Ini menjadi salah satu CMS gratis terbaik dan paling banyak digunakan.
Karena terbaik dan paling banyak digunakan, WordPress merupakan CMS dengan plugin terbanyak. Mengutip dari Torque Magazine, saat ini WordPress memiliki 50.000 plugin yang bisa Anda pasang di WordPress.
Berikut adalah beberapa pilihan plugin SEO dikutip dari Hostinger, yang bisa Anda gunakan. Sebagai disclaimer, tidak semua rekomendasi di bawah ini tersedia di seluruh CMS.
1. Yoast SEO

Posisi pertama sebagai plugin SEO terbaik adalah Yoast SEO. Yoast SEO adalah salah satu plugin terpopuler di kalangan CMS WordPress, terlebih lagi saat Anda sedang belajar menulis artikel SEO-friendly.
Yoast SEO menyediakan aturan dasar dalam menulis artikel sesuai dengan kaidah SEO. Contohnya seperti sebaran kata kunci, jumlah kata kunci, penggunaan sub-headings, dan lain-lain. Ia juga akan memberitahukan apakah artikel Anda itu kurang teroptimalisasi atau terlalu berlebihan.
Selain SEO, Yoast juga menyediakan fitur keterbacaan. Dengan fitur ini, ia akan memberitahukan apakah artikel Anda lebih mudah dibaca atau tidak. Contohnya: ia akan melihat panjang paragraf, jumlah kata per kalimat, penggunaan kata kerja pasif, hingga penggunaan transisi kata.
Yoast SEO bisa Anda tambahkan pada CMS WordPress, Drupal, dan Shopify.
2. All in One SEO (AIOSEO)
AIOSEO adalah plugin SEO kedua yang cukup populer dan digunakan banyak penulis blog.
AIOSEO memiliki user interface pengaturan dalam satu halaman. Jadi Anda bisa mengontrol semua hal tentang SEO dalam satu halaman saja.
Salah satu keunggulan dari AIOSEO adalah ia akan memberitahukan skor SEO artikel Anda.
Selain itu, Anda bisa mengatur judul yang ditampilkan saat anda membagikannya, seperti di Facebook. Terakhir, ia memiliki fitur Auto Meta Description yang akan mengambil kalimat atau paragraf terbaik yang menggambarkan artikel Anda.
AIOSEO tersedia pada platform CMS WordPress, Drupal, dan Joomla.
3. SEOPress
Salah satu alat SEO yang tidak kalah populer adalah SEOPress. SEOPress menyediakan berbagai macam fitur yang Anda butuhkan dalam menulis artikel yang SEO-friendly.
Merangkum dari berbagai sumber, SEOPress disebut-sebut sebagai salah satu plugin dengan tampilan yang mudah untuk dimengerti. Bahkan, Anda bisa menyesuaikan penggunaan bahasa pada plugin ini hingga 24 bahasa.
Selain memberikan kriteria artikel SEO, ia juga dapat memberikan nilai SEO atas tulisan Anda. Ia memiliki fitur yang cukup banyak dan tentunya tidak kalah dengan alat SEO lainnya. Contohnya: terintegrasi dengan Google Local Business, Google XML and Structured Data Types, dan masih banyak lagi.
Keunggulan utama dari SEOPress adalah harga upgrade premium yang terjangkau jika dibandingkan dengan plugin SEO lainnya.
Untuk kalian yang ingin menggunakannya, plugin SEOPress saat ini hanya tersedia untuk CMS WordPress.
Baca juga: 7 Tipe Negative SEO yang Perlu Diwaspadai
4. Built-In SEO
Ini bukanlah nama plugin SEO, tapi merujuk kepada plugin bawaan dari setiap CMS. Setiap CMS memiliki sebuah plugin yang mereka buat agar penggunanya tidak harus pusing memilih plugin SEO terbaik.
Setiap built-in SEO memiliki fitur yang kurang lebih sama seperti di atas. Mereka dapat mendeteksi apakah artikel kalian sudah cukup SEO-friendly atau belum.
Keunggulan dari plugin ini berada dari segi penyesuaiannya. Tentunya setiap CMS pasti membuat software atau program yang sesuai dengan sistem yang mereka miliki. Maka dari itu, mereka akan menyesuaikan semaksimal mungkin dan memberikan pengalaman terbaik kepada Anda sebagai penggunanya.
Dengan kata lain, Anda tidak perlu mengganti pengaturan Anda terlalu banyak. Cukup sesuaikan dengan kebutuhan Anda saja.
Contoh CMS yang memiliki plugin built-in SEO ini adalah Wix, Squarespace, Joomla, dan masih banyak lagi.
5. All in One SEO Pack
Plugin SEO terbaik berikutnya adalah All in One SEO Pack. Sesuai dengan namanya, All in One SEO Pack ini memiliki segalanya untuk optimasi situs Anda.
Plugin ini memiliki lebih dari tiga juta instalasi aktif. Secara umum, plugin ini menawarkan lima layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Layanan tersebut antara lain:
- Integrasi Sitemap dan Google Analytics
- Bad bot blocker mengahalau bot mencurigakan yang akan memperlambat situs Anda
- Membuat canonical URL
- Otomasi meta tags yang mudah
- Pengaturan khusus untuk mengaktifkan ataumenonaktifkan fitur sesuai dengan kebutuhan Anda
6. The SEO Framework
Jika Anda mencari plugin SEO terbaik dan gratis, The SEO Framework bisa jadi pilihan yang tepat. Plugin SEO ini menawarkan layanan gratis tanpa iklan atau anjuran upgrade.
Secara otomatis, plugin SEO terbaik ini akan membuat judul, deskripsi, serta URL canonical dan menjalankan fungsional SEO sebagaimana mestinya. Tak hanya itu, plugin SEO ini sangat mudah digunakan sehingga cocok untuk Anda yang baru mencoba membangun sebuah website.
Nantinya, pengguna hanya perlu melakukan kustomisasi pengaturan ketika menggunakannya.
7. Google XML Sitemaps
Mengutip hostinger.co.id, Google XML Sitemaps merupakan plugin SEO terbaik untuk WordPress.
Plugin ini akan membuat XML Sitemaps secara otomatis di website dan menotifikasi mesin pencari setiap kali terdapat update.
Singkatnya, plugin SEO ini dapat meningkatkan struktur halaman website, sehingga WordPress akan lebih mudah ditemukan. Google juga telah merekomendasikan plugin ini untuk situs web besar yang memiliki banyak konten media dan arsip dengan internal link terbatas.
Perlu diketahui, Google XML Sitemaps dapat digunakan semua jenis website karena tidak memperlambat situs Anda.
8. SEO Squirrly

SEO Squirrly juga masuk dalam daftar plugin SEO terbaik untuk WordPress. SEO Squirrely kompatibel dengan plugin SEO lain dan tidak akan menimpa pengaturannya.
Jika ingin menggunakan SEO Squirrly, Anda tidak perlu mengganti plugin lama karena ini memiliki fungsi reset keyword untuk mengoptimalkan konten Anda lebih lanjut.
Keunggulan lainnya, plugin SEO ini akan memberikan laporan mingguan tentang kemajuan situs web Anda.
9. Nelio Content
Plugin SEO terbaik lainnya adalah Nelio Content. Plugin ini dirancang khusus untuk blogger dan content marketer yang ingin mengelola seluruh siklus konten dalam satu tempat.
Kalender editorial bawaan Nelio Content memberikan gambaran menyeluruh tentang jadwal postingan, aktivitas media sosial, dan tugas yang perlu dikerjakan.
Sebelum artikel dipublikasikan, ada fitur pemeriksaan kualitas yang memberi saran perbaikan berdasarkan praktik blogging terbaik.
Untuk tim, fitur komentar editorial memungkinkan diskusi dan feedback langsung di bawah setiap postingan tanpa perlu keluar dari WordPress.
10. WP Meta SEO
WP Meta SEO memungkinkan Anda mengelola semua detail meta; mulai dari meta title, meta description, nama file gambar, hingga judul link, sekaligus dari satu dashboard tanpa harus membuka halaman satu per satu.
WP Meta SEO juga mengevaluasi elemen SEO on-page secara otomatis, seperti keselarasan antara URL dan judul halaman, penggunaan heading, serta kelengkapan meta tag.
Berbeda dari plugin lain, optimasi ukuran gambar dilakukan langsung di dalam postingan yang sudah ada, bukan sekadar mengubah ukuran tampilan HTML yang justru bisa berdampak negatif pada SEO.
11. WPSSO Core
WPSSO Core berfokus pada satu hal yang sering diabaikan oleh plugin SEO lain: bagaimana konten Anda terlihat saat muncul di SERP maupun saat dibagikan di media sosial.
Dengan dukungan lebih dari 500 opsi skema markup dan rich snippet Google, WPSSO Core memastikan konten Anda tampil dengan judul, thumbnail, dan pratinjau video yang tepat, baik di hasil pencarian maupun di platform seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn.
12. Rank Math SEO
Plugin ini populer di komunitas WordPress karena proses setup yang mudah dan fitur AI yang membantu dari riset kata kunci hingga penulisan konten.
Fitur Content AI-nya cukup menonjol karena tidak hanya menyarankan kata kunci, tapi juga merekomendasikan jumlah kata, judul ideal, hingga membantu Anda membuat kerangka artikel atau menulis konten per bagian langsung dari editor.
Ada juga RankBot yang bisa Anda ajak berdiskusi soal strategi konten layaknya konsultan SEO.
Yang perlu diperhatikan, fitur AI berjalan dengan sistem kredit. Satu sesi riset kata kunci menghabiskan 500 kredit, jadi bisa terasa terbatas jika Anda rutin melakukan riset dalam jumlah banyak.
13. MonsterInsights

Plugin SEO terbaik lainnya adalah MonsterInsights. Meski bukan plugin SEO murni, MonsterInsights memungkinkan Anda menghubungkan Google Analytics ke WordPress tanpa coding sama sekali; semua data trafik langsung bisa dipantau dari dashboard WordPress Anda.
Data yang tersedia cukup lengkap, mulai dari jumlah pengunjung aktif, sumber trafik, hingga konten terpopuler secara real-time.
Satu batasannya, integrasi dengan platform iklan seperti Google AdSense hanya tersedia di versi berbayar.
14. WP Statistics
WP Statistics mengandalkan Google Analytics sebagai layanan eksternal, dan menyimpan dan memproses semua data pengunjung langsung di server WordPress Anda sendiri.
Salah satu keunggulan yang jarang dimiliki plugin serupa adalah pelacakan lokasi geografis hingga tingkat kota.
Data ini berguna untuk memahami dari mana pengunjung Anda berasal, sehingga Anda bisa menyesuaikan konten dan strategi pemasaran dengan lebih tepat sasaran.
Versi gratisnya sudah cukup lengkap untuk kebutuhan dasar, namun jika membutuhkan data yang lebih mendalam per halaman, tersedia add-on berbayar yang bisa dibeli secara terpisah di website resminya.
15. LiteSpeed Cache

Plugin SEO terbaik lainnya adalah LiteSpeed Cache. Tugasnya adalah mempercepat loading website Anda, yang secara langsung berdampak pada peringkat di Google karena kecepatan halaman merupakan salah satu faktor ranking resmi.
Yang membedakan LiteSpeed Cache dari plugin cache lain adalah cara kerjanya yang beroperasi di tingkat server, bukan sekadar di browser.
Hasilnya jauh lebih signifikan karena data di-cache sebelum sampai ke pengguna. Ditambah fitur CDN, optimasi gambar, dan minification CSS/JS, semuanya tersedia dalam satu plugin gratis.
Bagi pengguna hosting Hostinger, plugin ini bisa langsung diaktifkan dengan satu klik dari hPanel karena Hostinger sudah menggunakan LiteSpeed Web Server secara bawaan.
Baca juga: 10 Jenis Keyword untuk Optimasi SEO Beserta Fungsinya
Kesimpulan

Ada beberapa pilihan plugin SEO yang bisa Anda gunakan saat membuat blog. Antara lain:
- Yoast SEO
- AIOSEO
- SEOPress
- Built-in SEO
- All in One SEO Pack
- The SEO Framework
- Google XML Sitemaps
- SEO Squirrly
- SEO Optimized Image
- WP Meta SEO
- WPSSO Core
- Rank Math SEO
- MonsterInsights
- WP Statistics
- LiteSpeed Cache
Itulah 15 plugin SEO terbaik yang bisa Anda pasang pada CMS Anda. Memang sebagian besar plugin SEO mengharuskan penggunanya untuk meng-upgrade ke premium atau lebih tinggi. Akan tetapi, semua plugin di atas bisa Anda gunakan secara gratis.
