Ketika Ibadah Harus Berjalan Berdampingan dengan Deadline, Cerita Gigih Liputan di Tanah Suci

Bagi beberapa orang, perjalanan ke Tanah Suci menjadi kesempatan untuk meninggalkan rutinitas dan fokus menjalankan ibadah. Namun, hal berbeda dialami Gigih Wahyuningsih.

Ketika mendapat kesempatan berangkat ke Arab Saudi pada 2025, Gigih tidak hanya datang sebagai jemaah umrah. Sebagai jurnalis tvOnenews.com, ia juga membawa tanggung jawab pekerjaan yang harus diselesaikan selama berada di Makkah dan Madinah.

Di tengah rangkaian ibadah, Gigih tetap harus menjalankan tugas jurnalistik, mulai dari mendokumentasikan kegiatan, mencari narasumber, melakukan wawancara, hingga menentukan angle yang menarik untuk disajikan kepada pembaca.

Pengalaman tersebut membuat perjalanan pertamanya ke luar negeri menjadi lebih dari sekadar perjalanan ibadah. Gigih harus belajar membagi waktu dan fokus agar kewajiban sebagai jemaah tetap berjalan, sementara pekerjaan sebagai jurnalis juga tidak terbengkalai.

Membagi Fokus antara Ibadah dan Tugas Jurnalistik

Sambil beribadah, Gigih (kanan) membuat dokumentasi segala aktivitasnya di Makkah dan Madinah, bersama jemaah umrah rombongannya. (Foto oleh Gigih Wahyuningsih)

Perjalanan Gigih beribadah umrah sambil liputan bermula ketika ia mendapatkan tugas dari kantor tempatnya bekerja pada 2025 lalu.

Melalui penugasan tersebut, Gigih mendapatkan kesempatan untuk meliput rangkaian kegiatan ibadah bersama Syekh Muhammad Jaber.

Karena menjalankan umrah sekaligus tugas jurnalistik menjadi pengalaman baru baginya, berbagai persiapan pun dilakukan. Mulai dari menjalani tes kesehatan hingga mempersiapkan berbagai keperluan untuk dibawa ke Tanah Suci.

Sesampainya di Arab Saudi, Gigih tidak hanya mengikuti rangkaian ibadah bersama rombongan, tetapi juga tetap menjalankan tugas jurnalistik. Ia mendokumentasikan berbagai kegiatan selama berada di Makkah dan Madinah.

Ia juga melakukan wawancara dengan pemilik travel serta para jemaah umrah untuk menggali cerita dan pengalaman mereka selama perjalanan.

Berbagai dokumentasi dan hasil wawancara tersebut kemudian disiapkan untuk menjadi bahan video dokumenter serta artikel yang diterbitkan di tvOnenews.com.

Baca juga: Cerita Dian Naren Membangun Karier sebagai Content Creator hingga Rutin Mendapat Endorse

Beribadah Sambil Liputan Tentu Menyenangkan, Tapi Ada Tantangannya

Makkah

Gigih menjelaskan, tantangan terbesar menurutnya adalah menyesuaikan diri melakukan ibadah umrah sekaligus perjalanan ke luar negeri pertamanya. (Foto oleh Pixabay)

Tak bisa dipungkiri, pengalaman Gigih menjalankan ibadah umrah menjadi salah satu momen yang menyenangkan baginya.

Ia pun mengungkapkan keinginannya untuk kembali menunaikan ibadah umrah dengan persiapan yang lebih baik.

Meski demikian, perjalanan umrah sambil bertugas juga tak lepas dari berbagai tantangan yang muncul sewaktu-waktu.

Gigih menjelaskan, tantangan terbesar menurutnya adalah beradaptasi dengan dua hal sekaligus: menjalankan ibadah umrah dan melakukan perjalana ke luar negeri untuk pertama kalinya.

Ia harus mengambil gambar untuk kebutuhan video, mencari narasumber, termasuk melakukan wawancara dengan jemaah dan pihak travel.

Tantangan lainnya adalah memastikan hasil liputannya tidak sekadar menjadi laporan mengenai kegiatan yang berlangsung. Gigih juga harus memikirkan sudut pandang yang menarik agar artikel dan video yang dibuat dapat memberikan cerita yang lebih kuat kepada pembaca.

Baca juga: Ketika Satu Detik Sangat Berharga, Cerita di Balik Layar Julio Trisaputra Hasilkan Foto Bermakna

“Saya juga harus memikirkan untuk setiap kegiatan tersebut, angle apa yang menarik untuk di-highlight, serta mencari narasumber yang tepat,” ujarnya.

Meski sempat merasa bingung membagi fokus antara pekerjaan dan ibadah, Gigih akhirnya dapat menjalani keduanya dengan baik. Ia terbantu karena bisa berbagi tugas dengan rekannya dari kantor selama melakukan peliputan.

Dua Peran yang Jadi Pengalaman Berharga

Gigih (kiri) juga bisa mendatangi tempat-tempat bersejarah di Makkah dan Madinah yang menjadi saksi perkembangan agama Islam. (Foto oleh Gigih Wahyuningsih)

Salah satu hal yang paling berkesan bagi Gigih dari perjalanan tersebut adalah kesempatan menjalankan ibadah dengan bimbingan ulama, Syekh Muhammad Jaber. Selain itu, Gigih juga bisa bertemu dan berbagi pengalaman dengan narasumbernya yang datang dari berbagai latar belakang.

Perjalanan ke Makkah dan Madinah juga menjadi pengalaman baru bagi Gigih yang sebelumnya belum pernah berkunjung ke luar negeri. Ia dapat melihat langsung suasana Arab Saudi yang berbeda dari Indonesia sekaligus mengunjungi sejumlah tempat bersejarah yang berkaitan dengan perkembangan agama Islam.

Di tengah perjalanan tersebut, Gigih juga mendapatkan pengalaman berharga karena dapat mendokumentasikan sendiri berbagai momen ibadah dan aktivitas selama berada di Tanah Suci.

Baca juga: Dari Isu Artis ke Bisnis, Begini Cara Nadiyas Utami Pratiwi Bikin Berita Ekonomi Jadi Lebih Ramah Dibaca

Menjalankan ibadah sambil tetap memenuhi tuntutan pekerjaan memang bukan pengalaman yang mudah. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi kesempatan bagi Gigih untuk belajar membagi fokus antara tanggung jawab sebagai jurnalis dan kesempatan menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Wawancara dengan Gigih Wahyuningsih dilakukan pada 17 Agustus 2026. Percakapan ini telah diedit agar lebih ringkas.

Fill in the form, and we will get back to you within one business day.

Tell us about your project, and we will get back to you within one business day.