5 Tips Membuat Teras Berita pada Artikel

Cara Menulis Teras Berita

Selain judul, teras berita atau lead paragraf utama juga bisa menjadi daya tarik dalam sebuah artikel bagi pembaca. 

Teras berita ibarat pintu gerbang yang akan menentukan apakah pembaca akan melanjutkan membaca atau mengganti dengan artikel lain yang lebih menarik. 

Anda harus memberikan ‘momentum’ kepada pembaca, sehingga mendorong mereka untuk membaca lebih jauh. 

Bagaimana membuat teras berita pada artikel yang menarik bagi pembaca?

RadVoice Indonesia telah merangkum lima tips membuat teras berita pada artikel. Namun sebelumnya Anda perlu memahami terlebih dulu apa itu teras berita hingga fungsinya. Berikut selengkapnya. 

Apa Itu Teras Berita?

Mengutip dari Essaycues, teras berita adalah paragraf yang akan memberikan gambaran kepada pembaca tentang isi artikel. 

Kalimat pembuka ini juga disebut sebagai awal berita, intro, atau pengantar berita. 

Dalam sebuah  artikel, lead menjadi bagian yang paling penting. Umumnya, terdiri dari satu paragraf yang terdiri dari beberapa kalimat. 

Baca juga: 5 Contoh Lead Berita yang Menarik Perhatian Pembaca

teras berita
Dalam sebuah  artikel, lead menjadi bagian yang paling penting dan memuat beberapa kalimat. (Foto oleh Freepik) 

Gambaran atau pembuka yang baik dari lead sebuah artikel akan memikat pembaca dan membuat mereka ingin terus membaca.

Menurut Asisten Editor tvOnenews.com Inas Widyanuratikah, bagian lead memiliki peran krusial. Di sanalah kata kunci utama harus dimasukkan, disertai dengan gambaran umum mengenai isi berita.

Namun, bukan berarti seluruh informasi utama langsung disampaikan di bagian tersebut. Informasi yang lebih spesifik dan mendalam sebaiknya disusun secara bertahap dan dimunculkan di bagian tengah artikel.

Sejumlah hal yang harus dipenuhi dalam membuat lead di antaranya adalah memenuhi unsur 5W+1H, menjadi pengantar isi artikel dengan jelas, memiliki korelasi dengan paragraf selanjutnya, dan mampu menarik perhatian pembaca. 

Fungsi Teras Berita

Mengutip Kompas.com, terdapat empat fungsi teras berita sebagai berikut.

Atraktif

Fungsi ini artinya harus mampu membangkitkan perhatian serta minat pembaca terhadap isu yang dibahas di dalam artikel. 

Introduktif

Fungsi di sini adalah mengantarkan isu yang dibahas agar pembaca mengenali dan memahami persoalannya.

Korektif

Paragraf pertama yang ditulis sebagai lead harus memiliki korelasi dengan paragraf selanjutnya.

Kredibilitas

Fungsi di sini menunjukkan kredibilitas jurnalis berdasarkan dari caranya membuat teras berita.   

Tips Membuat Teras Berita

Berikut lima tips membuat teras berita yang menarik bagi pembaca.

1. Fokus pada 5W1H

Teknik 5W1H sering digunakan untuk menulis berita yang juga berlaku untuk menulis teras berita. 

Putuskan aspek cerita who (subjek cerita), what (apa pokok atau peristiwa utama), when (kapan kejadian atau kegiatan berlangsung), where (di mana kegiatan atau peristiwa terjadi), why (mengapa kegiatan atau kejadian ini terjadi), dan how (bagaimana prosesnya).

Pendekatan 5W1H ini sering disebut sebagai pendekatan “fakta” dan bisa sangat efektif untuk menyampaikan informasi pembuka yang sangat penting.

2. Tentukan Aspek yang Ingin Ditonjolkan

Meskipun pada dasarnya Anda berusaha meringkas informasi, cobalah untuk menyajikannya spesifik mungkin. Jika lead Anda terlalu luas, itu tidak akan informatif atau menarik.

Aspek yang ingin ditonjolkan dalam membuat lead akan tergantung pada jenis tulisan, topik yang dibahas, dan audiens yang dituju.

teras berita
Buat lead dengan spesifik agar lebih informatif dan menarik. (Foto oleh Freepik)

Beberapa aspek yang dapat dijadikan fokus dalam sebuah tulisan itu seperti isu yang ingin diangkat, peristiwa yang sedang terjadi, dan informasi produk terbaru. 

Anda juga harus menentukan fokus tujuan dari tulisan tersebut. Apakah untuk memberikan informasi, mengajak melakukan tindakan, atau ingin mempengaruhi opini pembaca.

3. Minimalkan Hiperbola

Dalam membuat lead, Anda harus meminimalkan hiperbola atau penggunaan kata-kata yang berlebihan untuk memberikan kesan dramatis.

Hiperbola dapat menurunkan kredibilitas tulisan dan membuat audiens kehilangan minat membaca lebih lanjut. Oleh karena itu, daripada menggunakan kata-kata hiperbola, lebih baik ungkap fakta dan data yang akurat. 

Hindari juga kata-kata ekstrem seperti “selalu” atau “tidak pernah” yang mengindikasikan hal absolut. Sebaliknya, gunakan kata-kata yang lebih realistis.

Jangan gunakan kata-kata atau frasa yang terlalu emosional atau dramatis. Gunakan bahasa yang netral dan objektif untuk menyampaikan informasi secara jelas.

4. Ungkapkan Secara Ringkas

Lead yang ringkas atau tidak bertele-tele adalah tulisan yang baik karena jelas dan lugas dalam menyampaikan informasi.

Lead yang tidak bertele-tele biasanya singkat, padat, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Lead yang baik juga menghindari pengulangan yang tidak perlu dan menyajikan informasi yang berbeda dari paragraf sebelumnya. Tujuannya agar tulisan lebih terstruktur dan mudah dipahami oleh pembaca.

Baca juga: 7 Soft Skill Saat Mengedit Berita yang Harus Anda Kuasai

teras berita
Teras berita yang baik juga menghindari pengulangan yang tidak perlu dan menyajikan informasi yang berbeda dari paragraf sebelumnya. (Foto oleh Freepik)

Panjang lead Anda harus berbanding lurus dengan panjang keseluruhan karya tulisan. Artinya, jika Anda menulis artikel pendek, maka lead yang dibutuhkan mungkin hanya satu kalimat.

Jika artikel Anda lebih panjang, Anda dapat menulis beberapa kalimat untuk lead.

Idealnya, lead Anda tidak boleh lebih dari satu atau dua kalimat untuk artikel pendek, dan tidak lebih dari tiga atau empat kalimat untuk artikel yang lebih panjang.

Jangan lupa juga untuk mempelajari cara menulis artikel dengan baik

5. Gunakan Kalimat Aktif

Kalimat aktif adalah jenis kalimat yang subjeknya melakukan tindakan terhadap objeknya. Kata kerja yang kuat akan membuat lead menjadi lebih hidup dan menarik.

Sebaliknya, kalimat pasif dapat terdengar membosankan dan menghilangkan informasi penting, seperti orang atau hal yang menyebabkan tindakan tersebut.

Ini penting karena Anda ingin pembaca benar-benar membaca apa yang Anda tulis, bukan hanya membaca secara sepintas.

Contoh Teras Berita

Berikut sejumlah contoh lead yang mengacu pada unsur apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana dikutip dari berbagai sumber. 

Teras Berita ‘Apa’

Gempa berkekuatan magnitudo 3,4 terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara. Gempa ini berkedalaman 104 km. (detik.com, 4 Agustus 2025)

Teras Berita ‘Siapa’

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan kekayaan Indonesia tidak boleh hanya berpusat di segelintir orang. (CNNIndonesia.com, 23 April 2025)

Teras Berita ‘Kapan’

Tiga pemilik situs judi daring sekaligus pihak yang menghimpun ribuan situs judi lain ditangkap polisi, Sabtu (16/11/2024). (Harian Kompas, 16 November 2024)

Teras Berita ‘Di Mana’

Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut, terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Antara, 28 Oktober 2024)

Baca juga: 3+ Tips Aulia Rizal Menulis Judul Artikel Menarik

teras berita
Sejumlah contoh lead menerapkan unsur 5W1H. (Foto oleh Freepik)

Teras Berita ‘Mengapa’

Efisiensi anggaran yang dijalankan pemerintah di awal tahun ternyata berdampak negatif. Ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025 tumbuh di bawah 5% di tengah ketidakpastian global akibat kebijakan tarif AS. (CNBC Indonesia, 6 Mei 2025)

Teras Berita ‘Bagaimana’

Pemerintah Indonesia secara resmi menawarkan peningkatan pembelian produk energi dan agrikultur dari Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan Indonesia saat Presiden AS Donald Trump menangguhkan kenaikan tarif resiprokal selama 90 hari sejak 10 April. (BBC Indonesia, 18 April 2025)

Ingin memastikan artikel Anda menarik perhatian pembaca sejak paragraf pertama? RadVoice siap membantu menulis dan menerbitkannya di media.

Let's Amplify Your Voice Together

Tell us about your project, and we will get back to you within one business day.

Contact Us!
Contact Us!
RadVoice Indonesia
Hello
Can we help you?