Strategi Menjaga Media Relations Saat Ramadan

Bulan Ramadan memberikan dinamika tersendiri dalam dunia media relations atau hubungan media. Aktivitas jurnalis yang berubah selama Ramadan menuntut penyesuaian dalam strategi komunikasi agar pesan tetap tersampaikan dengan tepat waktu dan relevan.

Bagi para praktisi Public Relations (PR) dan brand yang bergantung pada hubungan media yang solid, memahami cara menjaga komunikasi yang efektif selama bulan puasa menjadi hal yang krusial.

Dalam menghadapi tantangan ini, media relations saat Ramadan harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan peka terhadap kebutuhan media.

Radvoice Indonesia akan membagikan tips dan trik yang dapat membantu tim media relations dalam menjaga hubungan yang produktif dan berkelanjutan dengan jurnalis selama bulan Ramadan.

Pentingnya Menjaga Media Relations Selama Ramadan

Menjaga media relations selama Ramadan sangat penting untuk memastikan pesan perusahaan tetap tersampaikan meskipun ada perubahan dalam rutinitas media.

Hal ini tidak hanya memperkuat hubungan dengan jurnalis, tetapi juga membuka peluang untuk mendapatkan liputan yang lebih relevan.

Baca juga: 3 Keuntungan Media Relations untuk Perusahaan

Membangun Hubungan yang Lebih Dekat dengan Jurnalis

Jurnalis sering kali memiliki jadwal yang lebih padat selama Ramadan, sehingga PR perlu menyesuaikan waktu dan gaya komunikasi mereka.

media relations saat ramadhan
Sesuaikan waktu dan gaya komunikasi untuk menawarkan fleksibilitas dan menciptakan hubungan yang lebih harmonis dengan jurnalis selama Ramadan. (Foto oleh andreypopov/ Freepik)

Menawarkan fleksibilitas dalam cara berkomunikasi, seperti mengatur waktu yang lebih cocok untuk mereka, dapat membantu menjaga hubungan yang lebih dekat dan harmonis.

Dengan pemahaman terhadap kebutuhan jurnalis, PR dapat menciptakan suasana kerja yang lebih saling menghargai.

Menjaga Komunikasi yang Konsisten

Memastikan jurnalis selalu mendapatkan informasi terbaru adalah kunci untuk menjaga hubungan yang produktif.

Di bulan Ramadan, banyak jurnalis yang menghadapi jam kerja yang berbeda, jadi penting untuk memberikan mereka pembaruan yang jelas dan tepat waktu.

Selain itu, Ramadan juga bisa dimanfaatkan untuk berbagi cerita yang relevan dengan tema sosial atau kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan nilai-nilai bulan puasa, seperti program CSR atau dukungan terhadap komunitas yang membutuhkan.

Strategi Media Relations saat Ramadan yang Efektif

Mengelola media relations selama Ramadan memerlukan penyesuaian komunikasi yang efektif. Tim PR perlu memastikan hubungan tetap terjaga dengan jurnalis meskipun ada perubahan dalam rutinitas mereka selama bulan puasa.

Menyesuaikan Waktu dan Gaya Komunikasi

Mengirimkan informasi lebih awal agar tidak terhalang oleh waktu puasa sangat penting. Dengan begitu, jurnalis memiliki cukup waktu untuk memproses informasi.

Selain itu, pastikan pesan yang disampaikan singkat dan langsung ke inti agar mudah dicerna dalam waktu yang terbatas.

media relations saat ramadhan
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengirim informasi lebih awal dan sampaikan pesan singkat agar jurnalis dapat memprosesnya dengan mudah selama Ramadan. (Foto oleh fabrikasimf/ Freepik)

Konten yang Relevan untuk Ramadan

Fokuskan konten pada CSR perusahaan yang berhubungan dengan kegiatan sosial selama Ramadan. Hal ini akan meningkatkan citra perusahaan.

Selain itu, informasikan produk atau layanan yang relevan dengan kebutuhan konsumen saat puasa, seperti makanan sehat atau layanan yang mempermudah aktivitas mereka.

Baca juga: Cara Menulis Press Release CSR yang Media Suka

Membangun Hubungan yang Autentik dengan Jurnalis

Bangun hubungan autentik dengan jurnalis dengan lebih memahami kebutuhan mereka.

Alih-alih mengirim informasi secara massal, Anda dapat mengirimkan ide cerita yang bermakna. Mengutip dari Mutant, pendekatan ini akan mempererat hubungan dan meningkatkan peluang liputan.

Memberikan Respons yang Cepat dan Fleksibel

Jurnalis selama Ramadan lebih sibuk, sehingga penting untuk memberikan respons yang cepat dan fleksibel.

Pastikan mereka dapat menghubungi Anda dengan mudah dan Anda sebaiknya tetap siap memberikan klarifikasi atau informasi tambahan dengan segera.

Baca juga: 4 Cara Menjalin Hubungan dengan Media agar Jurnalis Mengingat Anda

Contoh Aktivitas Media Relations Saat Ramadan

Selama Ramadan, tim PR bisa melakukan berbagai aktivitas media relations yang relevan dengan suasana bulan puasa. Beberapa kegiatan ini tidak hanya menjaga hubungan dengan media, tetapi juga meningkatkan peluang mendapatkan liputan yang positif.

media relations saat ramadhan
Banyak aktivitas media relations saat Ramadan yang dapat dilakukan termasuk buka puasa bersama dalam suasana yang lebih santai. (Foto oleh Freepik)
  • Mengirimkan press release tentang kegiatan sosial atau program CSR perusahaan selama Ramadan.
  • Menawarkan ide cerita yang relevan dengan tema Ramadan, seperti tips kesehatan atau inspirasi berbagi.
  • Mengadakan sesi media meet-up atau buka puasa bersama untuk tetap terhubung dengan jurnalis dalam suasana yang lebih santai.
  • Menyediakan konten visual atau infografis yang menarik dan sesuai dengan tema Ramadan untuk memudahkan jurnalis dalam membuat liputan.

Kesimpulan

Menjaga media relations saat Ramadan membutuhkan penyesuaian dalam waktu dan gaya komunikasi.

Penting untuk tetap menjaga hubungan yang produktif dengan jurnalis melalui pendekatan fleksibel dan relevan. Mengirimkan informasi tepat waktu dan konsisten akan membantu menjaga kualitas hubungan media yang solid.

Dengan strategi yang tepat, seperti berbagi konten relevan, membangun hubungan yang lebih dekat, serta melakukan aktivitas seperti mengirim press release CSR atau mengadakan buka puasa bersama, tim PR dapat menjaga media relations saat Ramadan tetap efektif.

Pendekatan adaptif terhadap perubahan jadwal dan kebiasaan jurnalis akan memastikan hubungan yang berkelanjutan sepanjang bulan Ramadan dan seterusnya.

Contact Us!
Contact Us!
RadVoice Indonesia
Hello
Can we help you?