Konten Evergreen: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

3+ Jenis Konten Evergreen untuk Stabilkan Traffic

Konten yang cepat viral memang menarik. Namun, konten seperti itu sering kali hanya bertahan sesaat. Setelah tren berlalu, traffic pun ikut turun.

Di sinilah konten evergreen memainkan peran penting. Jenis konten ini dirancang untuk tetap relevan dalam jangka panjang sehingga mampu mendatangkan traffic secara konsisten tanpa bergantung pada momentum tertentu.

Bagi brand maupun bisnis, konten evergreen bukan hanya soal visibilitas, tetapi juga tentang membangun fondasi konten yang berkelanjutan.

Baca juga: 7 Manfaat dan Kekurangan Konten Trending untuk Perusahaan Anda

Apa Itu Konten Evergreen?

Konten evergreen adalah konten yang tidak akan habis masanya. Tetap relevan dan bermanfaat dalam jangka waktu panjang, tanpa terikat pada tren atau isu musiman.

Ketahanan atau relevansi konten ini bisa berlangsung lama, bulanan, tahunan, dan bahkan mungkin konten ini akan abadi.

Hal ini karena topik yang diangkat biasanya bersifat fundamental, seperti edukasi, panduan, atau insight yang akan terus dicari oleh audiens.

Dikutip dari FirstSiteGuide, konten evergreen mampu membantu mempertahankan traffic yang stabil lama setelah tanggal penerbitan. 

Konten evergreen juga lebih cenderung dibagikan di media sosial. Dalam jangka panjang, ini akan membantu Anda menarik lebih banyak engagement dari waktu ke waktu.

Pembuatan konten evergreen relatif membutuhkan upaya yang tidak terlampau besar, namun organic traffic terus mengalir. Hal tersebut bisa menjadi prospek jangka panjang bagi situs yang dikelola.

Jenis Konten Evergreen

Banyaknya keuntungan yang didapat ketika menggunakan konten evergreen tentu membuat banyak pembuat konten tertarik untuk mencoba. 

Tahap selanjutnya, Anda harus mengetahui jenis-jenis konten evergreen. Berikut beberapa jenis yang bisa dipahami.

1. Artikel Edukasi

Jenis konten edukasi mampu memberikan ilmu bagi pembacanya. (Foto oleh Freepik)

Jenis konten evergreen yang pertama adalah artikel edukasi. Artikel ini sejatinya jenis konten yang memberikan ilmu bagi pembacanya. Sifatnya lebih akademis. 

Biasanya bersifat lebih mendalam dan menjawab pertanyaan “mengapa” atau “apa itu”. Jenis konten ini sering dicari oleh audiens yang ingin memahami suatu topik secara lebih komprehensif.

Sasaran pembaca dari artikel edukasi mungkin tidak sebanyak artikel evergreen yang lain. Biarpun begitu, artikel edukasi memberikan ilmu yang bermanfaat bagi pembacanya.

Baca juga: Mengapa Press Release Sering Diabaikan? Ini 5 Tips agar Dilirik Jurnalis

2. Artikel Tutorial

Jenis konten tutorial banyak diminati. (Foto oleh Freepik)

Artikel tutorial bertujuan membantu audiens melakukan sesuatu melalui langkah-langkah yang jelas dan praktis.

Konten ini termasuk salah satu jenis evergreen paling efektif karena menjawab kebutuhan langsung pengguna.

Jika Anda ingin mendapatkan traffic dari search engine, memperbanyak artikel tutorial mungkin bisa menjadi jawabannya. Namun Anda harus menemukan kata kunci yang tepat agar lebih maksimal.

3. Artikel Listicle

Jenis konten listicle bertujuan untuk memberikan pilihan kepada pembaca. (Foto oleh Freepik)

Jenis konten evergreen selanjutnya adalah artikel listicle. Secara umum, artikel ini memiliki informasi data yang ditekankan pada jumlah tips. 

Hal ini bertujuan untuk memberikan pilihan kepada pembaca untuk memilih informasi yang diinginkan. Beberapa contoh artikel listicle yaitu tiga tanda content strategy gagal dan juga artikel yang sedang Anda baca sekarang.

Keuntungan menggunakan listicle yaitu format poin membantu menyaring informasi penting. Mengingat keterbatasan waktu Gen Z untuk memilah informasi, Gen Z lebih menyukai artikel listicle.

4. Artikel Motivasi

Jenis konten evergreen ini biasanya banyak muncul di media sosial. (Foto oleh Freepik)

Jenis konten evergreen selanjutnya adalah artikel motivasi. Anda pasti sering melihat quotes atau kutipan inspiratif di media sosial baik itu di Instagram, Twitter, serta blog. 

Konten evergreen jenis quotes sangat melekat di hati masyarakat terlebih jika quotes tersebut sangat relate dengan apa yang dirasakan oleh pembaca.

Sebab motivasi bisa mengubah hidup seseorang, membantu seseorang mengambil keputusan, dan membuat mereka berani melangkah. Membuat konten motivasi tidak akan sia-sia bagi Anda yang ingin memulai menulis konten. 

Asalkan motivasi yang Anda buat terkait dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, yakinlah konten tersebut akan banyak dicari oleh pembaca.

Baca juga: 4 Tipe Brand Awareness yang Wajib Diketahui Pelaku Usaha, Lengkap dengan Contoh!

Contoh Konten Evergreen

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh konten evergreen berdasarkan jenisnya:

1. Artikel Edukasi

Contoh: Apa Itu Content Marketing dan Mengapa Penting untuk Bisnis?

Konten ini tergolong evergreen karena membahas konsep dasar yang akan selalu relevan. Selama bisnis masih membutuhkan strategi pemasaran, topik ini akan terus dicari oleh audiens baru.

2. Artikel Tutorial

Contoh: Cara Membuat Kalender Konten untuk Media Sosial

Artikel ini termasuk evergreen karena memberikan solusi praktis yang dibutuhkan banyak orang. Kebutuhan untuk merencanakan konten tidak akan hilang sehingga panduan seperti ini tetap relevan dalam jangka panjang.

3. Artikel Listicle

Contoh: 7 Strategi Meningkatkan Engagement di Media Sosial

Listicle ini bersifat evergreen karena membahas prinsip-prinsip yang dapat diterapkan secara berulang. Selama strategi tersebut masih relevan, pembaca akan terus mencari referensi serupa.

4. Artikel Motivasi

Contoh: Mengapa Konsistensi Lebih Penting daripada Viral dalam Content Creation?

Konten ini masuk kategori evergreen karena menyentuh mindset dan kebiasaan, bukan tren. Pesan seperti ini akan selalu relevan bagi siapa pun yang sedang membangun brand atau karier.

Baca juga: 10 Tools untuk Meningkatkan Brand Awareness dan Marketing

Kesimpulan

Konten evergreen merupakan salah satu fondasi penting dalam strategi konten marketing. Dengan topik yang relevan dalam jangka panjang, konten ini mampu menjaga traffic tetap stabil sekaligus membangun kredibilitas brand.

Alih-alih hanya mengejar tren, mengombinasikan konten evergreen dengan konten aktual dapat memberikan hasil yang lebih seimbang dan berkelanjutan. Selamat mencoba!

RadVoice terus berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi brand melalui narasi dan inisiatif yang berdampak. Jika perusahaan Anda membutuhkan publikasi press release, segera hubungi RadVoice!

Fill in the form, and we will get back to you within one business day.

Tell us about your project, and we will get back to you within one business day.