Menulis resensi

Menulis resensi film dapat membantu calon penonton untuk memutuskan akan menyaksikan sebuah film atau tidak.

Banyak penonton yang mungkin awalnya tidak tertarik pun kemudian rela membeli tiket bioskop setelah membaca resensi tersebut.

Mengutip University Libraries, resensi film adalah artikel yang diterbitkan di surat kabar, majalah, atau karya ilmiah yang mendeskripsikan dan mengevaluasi sebuah film. 

Biasanya, ulasan tersebut bersumber dari pendapat para jurnalis.

Ketika menulis resensi film, penulis harus memenuhi beberapa unsur seperti sinopsis, teknik sinematografi, serta cerita yang disajikan. 

Kendati demikian, seorang penulis resensi film tidak boleh menceritakan isi film atau spoiler dalam artikel yang dipublikasikan. 

Hal ini tentu akan membuat penonton mungkin enggan menyaksikan karena sudah mengetahui ceritanya hingga akhir. 

Hal-hal kecil seperti ini perlu diperhatikan siapa saja yang menulis resensi film untuk dimuat di media massa. 

Berikut lima tips dan referensi RadVoice Indonesia untuk menulis resensi film yang lebih menarik perhatian dan menggugah audiens.

Tips Menulis Resensi #1: Gaya Penulisan Santai, tetapi Informatif

Dalam resensi Madame Web yang dipublikasikan CNNIndonesia.com pada 14 Februari 2024, penulis berhasil memberikan sinopsis yang sangat lengkap dengan bahasa yang mudah untuk dipahami pembaca. 

Penggunaan bahasa yang ringan tanpa membocorkan alur Madame Web juga menjadi alasan artikel ini dapat menjadi referensi menulis resensi film.

Pada bagian awal artikel, jurnalis juga memberikan informasi mengenai pemain secara detail, termasuk karakter yang diperankan dalam film tersebut. 

Selain itu, penulis juga memberikan informasi terkait kru dan produser film tersebut, sehingga penonton mendapatkan gambaran tentang film ini.

Hal penting lain yang juga tidak dilupakan artikel ini: informasi penayangan film yang ingin diketahui pembaca. 

Tips Menulis Resensi #2: Subjudul Terstruktur

Ulasan film cinta segitiga One True Loves dari LKBN ANTARAuga dapat menjadi acuan untuk Anda yang ingin mulai menulis resensi film.

Pada bagian awal, penulis telah memberikan gambaran umum tentang cerita film secara detail tanpa membocorkannya, dengan memberikan pertanyaan sebagai penutup. 

Setelah itu, penulis membuka subjudul pertama yang merupakan sinopsis dengan memberikan gambaran cerita yang lebih detail.

Pada subjudul berikutnya, penulis mulai memberikan ulasan terkait dengan penyajian cerita dari film ini.

Dalam artikel ini, penulis lebih memberikan opini tentang cara sutradara menerjemahkan novel menjadi visual yang sangat menarik. 

Hal ini tentu dapat menjadi acuan Anda ketika ingin menulis resensi film dengan memfokuskan ulasan pada cerita, bukan akting dari pemainnya. 

Tips Menulis Resensi #3: Penjelasan lewat Opini Penulis

Resensi film action thriller Fast Charlie yang diterbitkan oleh Liputan6.com ada 12 Februari 2024 cukup unik karena menggabungkan antara berita dan informasi yang lengkap dari sebuah film. 

Pada bagian awal, penulis memberikan informasi mengenai proses maupun kru yang terlibat dalam film tersebut.

Di bagian awal, penulis juga menjelaskan tentang latar belakang sutradara dari film ini. 

Hampir sama seperti artikel lainnya, penulis artikel ini juga memberikan sinopsis tanpa spoiler sehingga menarik rasa penasaran dari pembaca untuk menonton. 

Selain itu, pada artikel ini penulis juga berhasil memberikan komentar-komentar dengan jujur soal cerita dan akting pemainnya. 

Di bagian lain, penulis juga berhasil menjelaskan terkait setiap adegan dari film sesuai dengan yang sudah dijanjikan oleh sutradara pada saat proses promosi. 

Kemudian, di bagian akhir atau penutup, penulis memberikan informasi mengenai film dengan menyisipkan infografis.

Tips Menulis Resensi #4: Penggunaan Angka dalam Artikel

Resensi film Ali Topan oleh Tirto.id yang dimuat pada 14 Februari 2024 ini berhasil menyajikan artikel yang terkesan santai. 

Penulis memulai resensi dengan mengenalkan nama pemain menggunakan angka, sehingga pembaca akan lebih mudah untuk mengenalnya. 

Selanjutnya, artikel dilanjutkan dengan sinopsis film secara lengkap tanpa membocorkan keseluruhan isi film.

Pada bagian akhir, penulis juga menyisipkan trailer film dari YouTube sehingga pembaca dapat melihat setiap adegan yang tertulis di artikel.

Hal ini penting agar gambaran yang sudah disampaikan dalam artikel semakin kuat setelah pembaca melihat videonya. 

Tak berhenti sampai di situ, penulis juga memberikan informasi terkait tanggal perilisan film secara umum. 

Tips Menulis Resensi #5: Informasi, lalu Analisis

Resensi film Pasutri Gaje dari Tempo.co pada 7 Februari 2024 memiliki sedikit perbedaan dibandingkan yang lainnya, sebab penulis memberikan informasi terkait penayangan di bagian artikel sebelum membahasnya secara lebih jauh.  

Jika dilihat secara keseluruhan, penulis artikel ini memang menekankan ulasan untuk para pemain dan adegan-adegan dalam film. 

Hal ini sepertinya sengaja dilakukan karena film yang dibahas merupakan adaptasi dari webtoon atau komik yang sangat terkenal. 

Jika dilihat secara keseluruhan, menulis resensi ini dilakukan dengan sangat lengkap, termasuk musik latar yang sesuai dengan cerita, sehingga penonton akan semakin penasaran dengan filmnya. 

Kelima artikel di atas dapat menjadi referensi untuk Anda yang ingin mencoba menulis resensi film.

Jadi, resensi film manakah yang menjadi favorit Anda?


RadVoice Indonesia dapat membantu Anda menulis dan mempublikasikan blog perusahaan Anda. Berbekal pendekatan bercerita dan standar konten yang tinggi, RadVoice Indonesia akan bekerja sama dengan Anda untuk menulis artikel yang edukatif dan membuat brand Anda semakin menonjol.

Jadwalkan konsultasi online dengan RadVoice Indonesia di sini. 100% gratis, tanpa komitmen.