Bulan Ramadan memberikan dinamika tersendiri dalam dunia marketing.
Ramadan menjadi momentum bagi brand untuk membangun strategi konten sekaligus mendorong penjualan.
Di era digital saat ini, TikTok telah berkembang menjadi salah satu platform bisnis yang besar.
Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan jumlah views, sehingga views bisa dikonversi menjadi transaksi.
Radvoice Indonesia akan membagikan tips dan trik yang dapat membantu brand memaksimalkan strategi TikTok selama bulan Ramadan.
Jenis Konten TikTok Ramadan untuk Marketing

Ada beberapa jenis konten yang dapat Anda manfaatkan untuk menjangkau audiens secara efektif, antara lain konten pendek dan Day in My Life.
Konten Pendek
Konten video pendek dapat menjadi alternatif yang efektif untuk mempromosikan produk selama Ramadan.
Sebagai contoh, pada kampanye Shopee Big Ramadan Sale 2024, TikTok menjadi platform untuk menjangkau Gen Z melalui video pendek.
Kampanye ini berhasil menghasilkan traffic hingga lebih dari 2 kali lipat ke Shopee Mall dalam waktu kurang dari satu minggu.
Brand juga dapat membuat cerita pendek bersambung dengan tema Ramadan, seperti kekeluargaan, kebersamaan, atau momen saling memaafkan.
Konten ini bisa menyelipkan produk sebagai bagian dari cerita secara natural.
Baca Juga: 5 Ide Konten TikTok Tanpa Wajah untuk Bisnis Anda
Day In My Life
Konten Day in My Life yang dikombinasikan dengan promosi produk juga bisa menjadi opsi marketing yang menarik.
Brand dapat menunjukkan bagaimana produk digunakan dalam aktivitas sehari-hari selama Ramadan.
Anda juga bisa berkolaborasi dengan kreator untuk menggambarkan bagaimana produk membantu mereka tetap fit meskipun sedang berpuasa.
Tips TikTok Marketing selama Ramadan
Selain konsisten membuat konten, interaksi dengan pengguna sangat penting untuk membuat algoritma TikTok meramaikan tren yang sedang dibuat.
Berikut tiga tips yang bisa digunakan untuk engagement brand:
Community Engagement
Anda bisa membalas pertanyaan audiens dengan video penjelasan singkat agar interaksi lebih personal.
Baca Juga: Jurnalisme TikTok: Tren Sementara atau Era Baru Media?
Penggunaan Hashtag
Buat hashtag tantangan yang mudah diikuti, seperti “#RamadanChallenge” atau “#BukberChallenge”, untuk mengajak pengguna membagikan pengalaman Ramadan.
Sinergi TikTok Live & Ads
Lakukan live streaming di momen waktu yang tepat, seperti sahur dan menjelang berbuka, untuk menjangkau audiens yang memiliki potensi pasar lebih tinggi.
Rekomendasi Ide Konten Marketing TikTok di Ramadan

Membuat konten TikTok Ramadan yang menarik dan viral membutuhkan kreativitas serta konsistensi.
Berikut beberapa ide strategi marketing TikTok yang bisa diterapkan untuk konten selama Ramadan:
Tawaran Diskon Khusus
Menjelang Idulfitri, banyak pengguna TikTok, terutama karyawan, menerima Tunjangan Hari Raya (THR).
Buat konten promo menarik dengan periode waktu tertentu agar pengguna TikTok terdorong untuk segera berbelanja.
Hindari memperpanjang periode promo terlalu lama, karena hal ini memberi konsumen waktu untuk membandingkan dengan kompetitor.
Misal, Anda bisa mengadakan live TikTok dengan diskon khusus yang hanya berlaku pukul 03.00–05.00 WIB. Waktu ini efektif karena banyak pengguna aktif sambil menunggu waktu subuh.
Manfaatkan waktu tunggu subuh dengan memberikan diskon khusus hanya dalam kisaran waktu 03.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Selain itu, brand juga bisa menawarkan promo berbuka puasa, seperti harga progresif atau voucher belanja yang hanya bisa diklaim pada waktu menjelang maghrib.
Strategi ini bertujuan untuk mengalihkan perilaku pengguna dari sekadar scrolling konten TikTok menjadi pembelian secara langsung.
Konten Emosional
Selain promo, konten yang mengandung emosi memiliki daya tarik kuat selama Ramadan.
Anda bisa membuat iklan brand atau serial video pendek yang mampu membangkitkan perasaan audiens TikTok.
Angkat pesan-pesan yang relevan dengan suasana Ramadan, seperti kekeluargaan, rasa syukur, optimisme, dan sukacita.
Konten semacam ini cenderung lebih mudah dibagikan dan membangun kedekatan emosional antara brand dan audiens.
Agar dampaknya lebih besar, gabungkan cerita dalam video ke berbagai materi promosi lainnya, seperti konten media sosial lain, website, email marketing, hingga materi iklan digital.
Kesimpulan
Konten pendek dan day in my life bisa menjadi opsi konten Anda untuk marketing di bulan Ramadan.
Selain itu, tawaran diskon khusus dan konten mengandung emosional menjadi alternatif ide konten TikTok Anda untuk marketing.
Saatnya ubah cerita Ramadan jadi strategi marketing yang berdampak. Diskusikan strategi konten Ramadan Anda bersama Radvoice Indonesia.
