Memori Masa Kecil Kini Membentuk Karier Kristo Hananto di Taman Safari Indonesia

Sejak kecil, Kristo Hananto selalu mengidentikkan Taman Safari Indonesia dengan momen kebersamaan keluarga yang meninggalkan kesan mendalam.

Kini, sebagai bagian dari tim Media & Digital Taman Safari Indonesia, Kristo mengubah pengalaman masa kecil itu menjadi pekerjaan profesional: menceritakan kembali pengalaman yang membuat pengunjung pulang dengan cerita, bukan hanya foto.

Dari Kenangan Anak-anak ke Dunia Profesional

Bagi Kristo, yang membekas bukan hanya melihat satwa, tetapi pengalaman kebersamaan dengan keluarga. Tanpa sadar, memori itu membentuk cara pandangnya terhadap cerita dan pengalaman. 

Kini, dalam peran di PR, Kristo berupaya menghadirkan kembali semangat yang sama bagi pengunjung: pengalaman yang meninggalkan kenangan, emosi, dan cerita yang bertahan lama.

Memori Masa Kecil Kini Membentuk Karier Kristo Hananto di Taman Safari Indonesia
Kristo Hananto punya keinginan untuk mengubah memori kebersamaan masa kecil di Taman Safari menjadi pengalaman berkesan bagi pengunjung. (Semua foto oleh Kristo Hananto)

Hari pertama bekerja di Taman Safari memberikan pengalaman yang berkesan. Kristo melihat operasional di balik layar, mulai dari animal care, tim konservasi, hingga proses komunikasi yang disampaikan ke publik dengan hati-hati. 

Saat mulai berinteraksi dengan media, ia menyadari bahwa posisi ini menggabungkan pengalaman masa kecilnya dengan tanggung jawab profesional. 

“Dulu saya datang sebagai pengunjung, sekarang bagian dari tim yang menjaga pengalaman itu tetap berarti bagi orang lain,” ujarnya.

Memori Masa Kecil Kini Membentuk Karier Kristo Hananto di Taman Safari Indonesia
Kristo menganggap hari pertamanya di Taman Safari berkesan karena kini ia ikut menjaga pengalaman pengunjung.

Peran Kristo di Media & Digital mencakup PR dan media relations, pengelolaan media sosial, dan kolaborasi dengan KOL untuk memperluas jangkauan cerita Taman Safari. Ia juga sering bekerja lintas tim untuk memastikan storytelling selaras dengan operasional, terutama yang berkaitan dengan konservasi dan edukasi.

 Kristo menambahkan, “Setiap cerita yang kita sampaikan harus punya konteks dan emosi yang bisa dirasakan orang, bukan sekadar informasi yang dibaca saja.”

Visi Kristo untuk Taman Safari

Tantangan terbesar bagi Kristo adalah menjaga dan meneruskan legacy Taman Safari yang sudah lebih dari 40 tahun hadir di Indonesia. Portofolio Taman Safari juga sangat luas, mulai dari Jawa hingga Bali, termasuk Jakarta Aquarium & Safari dan Marine Safari Bali. 

“Tantangannya adalah menyatukan berbagai cerita menjadi narasi yang konsisten, relevan, dan tetap terasa dekat dengan publik,” kata Kristo.

Pengalaman masa kecilnya kini menjadi lensa emosional dalam cara ia berkomunikasi. Storytelling yang kuat bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi membangun pengalaman yang bisa dirasakan oleh audiens. 

Memori Masa Kecil Kini Membentuk Karier Kristo Hananto di Taman Safari Indonesia
Pengalaman masa kecil Kristo kini membentuk cara ia bercerita, fokus pada pengalaman yang bisa dirasakan audiens.

Kristo ingin setiap pesan yang disampaikan mampu menghubungkan orang dengan cerita, bukan sekadar memberi informasi. Ia menekankan, “Bagi saya, storytelling itu soal bagaimana orang bisa pulang membawa sesuatu, bisa dalam bentuk cerita, rasa, atau inspirasi.”

Ke depan, ia memiliki dua fokus utama. Secara profesional, Kristo ingin terus berkembang sebagai komunikator yang mampu menyatukan narasi besar Taman Safari.

Untuk misi storytelling, ia ingin memastikan cerita konservasi dan edukasi mampu membuat orang merasa terhubung, mengedukasi, dan mendorong tindakan nyata untuk satwa dan lingkungan. 

Kesempatan ini menjadi sarana bagi Kristo untuk terus menciptakan pengalaman yang menjadi core memory bagi pengunjung, sama seperti yang dulu membentuk mimpinya.

Kesimpulan 

Kristo Hananto belajar bahwa pengalaman masa kecil bisa menjadi panduan dalam membangun karier dan storytelling.

Memori tentang kebersamaan dan momen berkesan di Taman Safari kini membantunya menciptakan cerita yang menyentuh publik, bukan sekadar informasi, tapi pengalaman yang bisa dirasakan dan diingat.

Dari pekerjaannya di PR dan media digital, Kristo menyadari pentingnya menjaga konsistensi dan relevansi sebuah brand, terutama yang memiliki legacy panjang. Ia menekankan bahwa storytelling yang efektif tidak hanya menyampaikan fakta, tapi menghubungkan orang dengan cerita, emosi, dan nilai yang ingin disampaikan.

Wawancara dengan Kristo Hananto dilakukan pada Selasa, 16 Desember 2025. Percakapan ini telah diedit agar lebih ringkas.

Let's Amplify Your Voice Together

Tell us about your project, and we will get back to you within one business day.

Let's Amplify Your Divoice Together

Tell us about your project, and we will get back to you within one business day.

What Service Are You Interested In?

Let's Amplify Your Divoice Together

Tell us about your project, and we will get back to you within one business day.

What Service Are You Interested In?

Contact Us!
Contact Us!
RadVoice Indonesia
Hello
Can we help you?