Public relations (PR) membantu bagaimana perusahaan atau organisasi mengelola pandangan publik.
Salah satu fungsi public relations dalam perusahaan yang paling mendasar adalah mencapai pemberitaan positif di media.
Jika perspektif publik terhadap suatu perusahaan negatif, masyarakat akan mencari alternatif lain dan menghindari menggunakan produk atau layanannya.
Public relations juga membantu untuk menjaga hubungan yang positif dengan para pemangku kepentingan, keterlibatan perusahaan dalam komunitas, serta bagaimana Anda menangani krisis PR.
Bagi senior Imogen Public Relations Asti Candramaya, peran PR lebih condong membutuhkan creative dan critical thinking serta update mengenai dunia luar.
“Ketiga hal tersebut bisa membantu saat membuat message atau press conference, misalnya. Jadi lebih kreatif dan tidak itu-itu saja,” kata Asti.
Lalu, jenis public relations apa saja yang dibutuhkan untuk perusahaan Anda? RadVoice Indonesia akan mengulasnya secara lengkap.

Dilansir dari Exeedcollege, public relations adalah praktik strategis untuk mengelola komunikasi antara organisasi dengan para pemangku kepentingan, seperti customer, karyawan, investor, media, dan masyarakat luas.
Dalam praktiknya, PR berperan untuk memperkuat reputasi, menumbuhkan keterlibatan, serta menjaga hubungan jangka panjang dengan audiens. Tujuannya adalah untuk menciptakan citra positif dan membangun kepercayaan publik terhadap sebuah organisasi.
Public relations sendiri mencakup berbagai bidang seperti media relations, community relations, crisis management, hingga corporate communication, masing-masing memiliki tujuan dan audiens yang berbeda.
Sebagai contoh, kampanye media sosial yang mempromosikan nilai-nilai organisasi, press release produk, atau pameran komunitas untuk engagement publik.
Baca Juga: 7+ Alat Promosi Public Relations yang Wajib Anda Ketahui
Para profesional public relations berpengalaman dalam menjalin berkomunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat di berbagai sektor.
Dengan cakupan ini, ada banyak jenis hubungan masyarakat dan berbagai bidang yang menjadi fokusnya.
Seperti dikutip dari Forbes.com, berikut adalah beberapa jenis public relations yang secara fungsi saling terhubung.

Media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok dengan cepat menjadi platform pilihan untuk memasarkan produk dan layanan baru. Faktanya, ada banyak peran media sosial untuk public relations.
Media sosial sangat cocok untuk praktisi PR dan dapat digunakan untuk melindungi dan mempromosikan reputasi organisasi.
Tidak hanya itu, media sosial kerap digunakan oleh para ahli PR untuk membuat pengumuman perusahaan, menghadapi berita hoax, dan memahami apa yang masyarakat katakan tentang brand Anda.
Media sosial juga memungkinkan brand untuk memengaruhi opini publik, mengidentifikasi dan melibatkan para influencer, serta terhubung langsung dengan para jurnalis dalam mengembangkan cerita.
Tentu saja, hal ini memberikan kesempatan bagi brand untuk terhubung dengan pelanggan dan meningkatkan penjualan.
Baca Juga: Kenali 5 Perbedaan Humas dan Marketing, Jangan Tertukar!
Media relations lebih berfokus pada berita, pers, dan wartawan.
Biasanya, spesialis PR perusahaan melakukan wawancara, menulis press release produk, dan melaksanakan kegiatan pers lainnya.
Bagaimanapun juga, jurnalis membutuhkan berita yang konsisten untuk mengisi halaman dan saluran siaran mereka. Jadi, sistem kerja media relations adalah hal yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Tidak seperti namanya, crisis communications tidak selalu hanya digunakan selama situasi darurat. Perusahaan Anda harus mengambil pendekatan yang terencana dan konsisten terhadap manajemen krisis, dengan rencana crisis communications yang jelas.
Jenis PR ini juga harus menjaga hubungan yang kuat dengan para pemangku kepentingan dan media yang dibangun dari waktu ke waktu, yang dapat diandalkan pada saat-saat darurat.
Hal ini membuat crisis communications menjadi lebih bermanfaat. Hubungan-hubungan ini pada akhirnya akan membantu perusahaan atau brand Anda dalam menghadapi potensi bencana.
Public affairs adalah istilah yang berkaitan dengan politisi, pemerintah, dan pengambil keputusan lainnya.
Dalam hal public affairs communication, peran profesional PR adalah membuat pandangan organisasi atau perusahaan Anda diketahui. Tim Anda harus benar-benar memahami bagaimana perubahan kebijakan dapat berdampak pada bisnis Anda, baik secara positif maupun negatif.
Hal ini perlu disampaikan kepada para pengambil keputusan di tingkat tertinggi. Untuk membantu para pembuat kebijakan dalam pengambilan keputusan, seorang ahli public affairs juga harus menyediakan data dan wawasan industri.
Community relations adalah upaya membangun reputasi organisasi Anda di komunitas tempat bisnis Anda berada. Saat ini, hal tersebut harus menjadi bagian dari strategi public relations organisasi atau perusahaan secara keseluruhan.
Perusahaan yang berkomitmen untuk mengembangkan komunitasnya akan selalu memiliki proposisi yang lebih menarik daripada perusahaan yang tidak melakukannya.
Bagaimanapun juga, meskipun media merupakan saluran yang penting bagi para profesional PR, terkadang sarana komunikasi yang lebih efektif adalah keterlibatan langsung dengan komunitas atau audiens melalui saluran yang dimiliki. Salah satu caranya adalah dengan membuat blog perusahaan.

Bagian terpenting dari bisnis apa pun adalah pegawainya. Tidak ada bisnis yang dapat berjalan efektif tanpa mereka.
Sangat penting bagi perusahaan untuk mengelola hubungan di tempat kerja agar bisnis tetap berjalan lancar, menghindari masalah, dan memastikan karyawan bekerja sebaik mungkin.
Karyawan bisa menjadi duta brand terbesar bagi organisasi. Mereka juga bisa menjadi pemberi kritik paling keras bagi perusahaan.
Jadi, penting bagi perusahaan untuk mengembangkan program yang membuat tim tetap terlibat dan mendapat informasi. Di sinilah public relations yang terfokus pada employee communications akan berperan.
Strategic communications memberikan pesan yang terkoordinasi dan membantu organisasi mencapai tujuannya, bukan hanya mendistribusikan informasi.
Ini adalah tentang mengetahui apa yang menjadi prioritas bisnis dan memastikan semua aktivitas komunikasi mendukung prioritas tersebut.
Melalui public relations yang satu ini, PR juga diharapkan dapat meningkatkan profil organisasi dengan media dan pemangku kepentingan seperti mitra, karyawan, dan pelanggan. Pesan yang disampaikan pun harus selaras dengan semua aktivitas humas lainnya.
Public relations menawarkan berbagai peluang yang luar biasa dan dapat dibagi menjadi berbagai jenis dan kategori yang tak terbatas. Berikut di antaranya:
1. Online & media sosial
2. Media relations
3. Crisis communications
4. Public affairs
5. Community relations
6. Employee communications
7. Strategic communications
Tujuh jenis public relations yang disebutkan di atas memiliki penerapannya masing-masing, tergantung pada situasi Anda.
Hal-hal di atas dapat digabungkan untuk menciptakan public relations strategy yang paling tepat dalam mencegah situasi yang tidak menyenangkan, menghindari masalah yang tidak perlu, atau sekadar membangun brand image.
Punya rencana kegiatan PR atau ingin membangun hubungan yang lebih kuat dengan media? RadVoice Indonesia bisa jadi partner Anda untuk mewujudkannya.
