Mungkin Anda sudah familiar mendengar istilah press release. Tapi apa bedanya dengan press release produk?
Keduanya sama-sama siaran pers yang memberikan informasi dan menghubungkan antara perusahaan atau brand pada Masyarakat. Bedanya, press release produk terfokus pada informasi terkait peluncuran produk baru atau pembaharuan produk, dengan tujuan untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan memasarkan produk tersebut.
Hampir sama dengan menulis artikel advertorial, menulis press release produk lebih menekankan spesifikasi, harga, ketersediaan, dan hal-hal yang bernilai guna terhadap pelanggan.
RadVoice Indonesia merangkum tips dan contoh menulis press release produk sebagai berikut.
Tips utama dalam menulis press release produk adalah dengan membuat judul atau headline yang menarik. Menurut Hubspot, judul yang menarik harus disertai dengan kata kerja aktif, bahasa yang mudah dipahami, dan menyertakan kutipan bila perlu.
JustReachOut menyarankan judul yang singkat dan sederhana, agar bisa menarik perhatian jurnalis dan editor agar dapat diproses lebih lanjut.
Ada tiga jenis headline untuk press release yang menarik dan efektif. Misalnya memaparkan keuntungan, membuat rasa penasaran, atau menulis judul yang menyasar pada orang atau kategori spesifik.
Gunakan format 5W+1H saat membuat sebuah press release produk.
Format ini terdiri dari who (siapa), what (siapa), why (mengapa), where (di mana), dan how (bagaimana). Gunakan juga verba atau kata kerja aktif dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami.
Anda bisa menggunakan format 5W+1H ini pada bagian isi atau body press release produk.
Menurut Prezly, format ini akan meningkatkan kemungkinan siaran pers Anda dimuat di media karena lebih menjawab pertanyaan yang umum diajukan jurnalis.
Tips ketiga untuk menulis press release produk adalah dengan menggunakan format piramida terbalik atau inverted pyramid.
Format ini menyajikan informasi terpenting di awal paragraf, kemudian diikuti detail tambahan dan informasi pendukung di paragraf berikutnya.
Tujuannya agar jurnalis bisa langsung menangkap inti berita dengan cepat.
Menurut Payper, jurnalis biasanya tidak memiliki banyak waktu untuk mencari inti cerita dari sebuah press release.
Dengan menguraikan detail penting sejak awal, peluang press release Anda menarik perhatian jurnalis akan lebih besar.
Selain itu, format ini memudahkan mereka dalam menyusun tulisan dan memastikan pesan utama Anda tersampaikan, sekalipun mereka hanya membaca kalimat pertama.
Seperti dijelaskan dalam poin piramida terbalik, menurut Pestie, bagian terlebar dari segitiga ditempatkan pada bagian awal untuk memberikan informasi paling penting melalui paragraf pembuka, termasuk unsur 5W+1H.
Bagian tengah merupakan paragraf utama yang memuat informasi pendukung dan detail relevan, yang membantu pembaca memahami mengapa artikel tersebut relevan dan menarik bagi target audiens.
Sementara di bawah adalah bagian segitiga yang mengerucut dan memuat informasi perusahaan. Bagian ini membantu Anda untuk membingkai berita secara keseluruhan dan memberikan konteks dan informasi tambahan bagi jurnalis.
Jurnalis biasanya membutuhkan kutipan agar bisa menghidupkan sebuah berita. Tetapi kebanyakan kutipan dalam press release dianggap membosankan.
RadVoice memiliki tips: buat kutipan yang memiliki emosi, opini, atau memberikan insight baru kepada pembaca. Tips ini biasa RadVoice aplikasikan saat menyusun siaran pers, termasuk ketika menulisnya untuk coffee shop ARAH.
Dalam penggunaan kutipan, Anda perlu menghindari jargon perusahaan dan memastikan kutipan tersebut bisa menambahkan value dalam berita yang akan dibuat oleh jurnalis.
Menurut Mailchimp, saat menyertakan detail produk dalam press release, penting untuk membedakan apakah produk yang diperkenalkan merupakan peluncuran baru atau update dari produk yang sudah ada.
Untuk produk baru, jelaskan secara detail ketersediaan, harga, serta fitur unggulan agar dapat menarik perhatian target audiens.
Dikutip dari Content Grip, press release dalam peluncuran produk baru bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri, tetapi puncak dari rangkaian sebuah campaign.
Sering kali campaign ini melibatkan serangkaian narasi yang membangun peluncuran sebuah produk. Maka posisikan produk sebagai solusi atas isu yang disorot sebelumnya.
Sedangkan untuk produk yang diperbarui, sampaikan perubahan apa saja yang dilakukan, bagaimana pengaruhnya kepada pelanggan, apa manfaat yang didapatkan, dan alasan di balik update tersebut.
Melengkapi press release produk, Anda perlu membuat satu paragraf singkat berisi boilerplate.
Dirangkum dari laman News Wire, boilerplate adalah paragraf yang terstandarisasi dan menyediakan informasi terkait bisnis Anda secara singkat dan padat.
Mirip semacam elevator pitch yang dapat menarik perhatian jurnalis dan editor.
Gunakan format 5W+1H pada boilerplate press release produk, terutama who dan what. Tips dari Hubspot, deskripsikan perusahaan Anda secara jelas dan lugas dengan bahasa yang netral.
Sertakan link situs perusahaan Anda beserta media sosialnya. Jika mengutip data, cantumkan referensi dan pastikan semua informasi yang ada dalam boilerplate relevan serta representatif.
Aksesibilitas dan kecepatan adalah komponen penting untuk sebuah publikasi.
Informasi kontak pada press release akan memudahkan jurnalis untuk menghubungi Anda jika ada pertanyaan lanjutan.
Dilansir Pressreleasezen, sebelum mencantumkan informasi kontak, Anda perlu memutuskan siapa yang harus dihubungi jurnalis jika mereka membutuhkan info tambahan. Apakah jurnalis bisa menghubungi tim humas, marketing, atau brand?
Pastikan orang yang ditunjuk juga cepat tanggap saat dihubungi. Responsivitas menunjukkan bahwa Anda serius dengan berita Anda dan menghargai waktu mereka.
Lalu, di mana tepatnya Anda harus menempatkan informasi kontak? Beberapa ada yang meletakkannya di bagian atas, tapi kebanyakan orang menempatkannya di akhir press release.
Format ini mengikuti alur alami membaca, karena setelah jurnalis mendapatkan semua detail menarik dari press release, mereka mungkin akan membutuhkan informasi lanjutan dan detail kontak sudah tercantum di bagian akhir.
Menurut Simpsons Creative, brand guidelines seperti sebuah identitas dalam produk yang diluncurkan.
Identitas ini harus terdefinisikan dengan baik dan konsisten pada setiap bentuk komunikasi, termasuk gaya penulisan, logo, tipografi, palet warna, dan lain-lain.
Menyesuaikan press release dengan mengikuti brand guidelines, membantu membangun identitas sebuah produk yang kuat, serta memudahkan target audiens untuk mengenali dan mengidentifikasi produk tersebut.
Dengan menerapkan brand guidelines secara efektif, Anda bisa menyampaikan kekuatan produk kepada audiens, dan membuat produk tersebut menonjol dari kompetitornya.
Sebelum mengirimkan press release produk, Anda perlu melakukan pengecekan terlebih dahulu.
Kesalahan ketik, tata bahasa, dan inkonsistensi dapat mengurangi kredibilitas press release yang Anda buat.
Penting untuk memfokuskan press release pada satu topik inti agar pembaca dapat dengan mudah memahami konten Anda.
Dikutip dari Press Cloud, memilih sudut pandang yang tepat untuk siaran pers Anda dimulai dengan menemukan apa yang benar-benar layak diberitakan dan relevan bagi target audiens. Apakah itu berupa peluncuran produk, pendekatan unik, atau sejarah bisnis.
Dirangkum dari berbagai sumber, RadVoice mengumpulkan contoh-contoh press release produk yang dapat Anda terapkan.
Pada 5 Januari 2024, perusahaan kripto berbasis di Indonesia, Reku meluncurkan fitur Invesment Insight untuk memantau portofolio investasi pengguna. Berikut cuplikannya.
iQOO memperkenalkan produk ponsel pintar flagship yakni iQOO 12 yang menghadirkan prosesor mobile mumpuni untuk bermain game. Berikut cuplikannya.
Pada November 2023, Astra Financial dan WeLab meluncurkan layanan perbankan digital bernama Bank Saqu, yang berkolaborasi dengan Bank Jasa Jakarta.
Bank digital ini menyasar segmen generasi muda, khususnya pekerja sampingan (side hustle). Berikut cuplikannya.
Universitas Western Sydney Indonesia resmi beroperasi di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran dihadiri oleh Menteri Pendidikan Australia; Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi Indonesia; Gubernur Jawa Timur; serta kanselir dan wakil kanselir Universitas Western Sydney. Berikut cuplikannya.
Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya Anda hindari ketika menyusun siaran pers produk:
Isi press release yang terlalu mempromosikan produk yang baru diluncurkan seringkali membuat jurnalis atau target audiens kurang tertarik.
Untuk menghindari hal ini, Anda dapat menggunakan 5W+1H.
Kesalahan kedua adalah mengirimkan press release produk kepada jurnalis yang kurang relevan dengan industri Anda.
Selain itu, terlalu sering mengirimkan email justru membuat press release produk diabaikan, bahkan dianggap spam karena kurang relevan.
Jika tujuannya untuk pitch, Anda dapat mengirimkan email perkenalan terlebih dahulu, kemudian menyampaikan press release produk.
Dari sekian banyak produk yang diluncurkan, Anda harus memperlihatkan perbedaan yang menonjol dalam press release produk, sebagai “pembeda” dari kompetitor.
Tujuannya, agar jurnalis dapat melakukan kategorisasi produk atau layanan secara objektif. Selain itu cara ini bisa menarik perhatian jurnalis karena punya nilai berita, yang mungkin bisa dijadikan bahan artikel in-depth.
Jurnalis juga akan melakukan follow up untuk bisa mendapatkan materi yang lebih lengkap dan Anda bisa terkoneksi.
Ketika Anda meluncurkan produk baru atau membuat perubahan pada produk, maka sangat penting untuk menyiarkan kabar tersebut kepada calon konsumen dan investor.
Dilansir Design at Work, press release produk menjadi penting karena berfungsi sebagai alat komunikasi resmi yang bisa menarik perhatian media, meningkatkan awareness, meningkatkan visibilitas online melalui SEO dan backlink, serta membangun kredibilitas sebuah produk.
Press release produk juga dapat berguna bagi blogger dan influencer sebagai panduan ulasan (review).
Hampir sama dengan jurnalis, sebaiknya Anda menyertakan konten yang menjawab masalah utama (pain point) pengguna dan punya dampak yang signifikan.
Ingin produk Anda jadi sorotan? Yuk, bikin press release produk di RadVoice Indonesia sekarang!