Dalam dunia marketing, PR stunt adalah salah satu cara yang dirancang untuk menarik perhatian publik terhadap sebuah acara atau dibuat untuk tujuan pemasaran tertentu.
Aktivitas PR stunt biasanya harus mudah terlihat, mampu menjadi headline, menciptakan buzz di media sosial, dan tentunya menarik minat konsumen.
Jika dilakukan dengan benar, PR stunt dapat meningkatkan awareness publik terhadap sebuah brand dan menghasilkan liputan media yang luas.
Dalam blog ini, Radvoice Indonesia akan membahas beberapa hal terkait apa itu PR stunt dan bagaimana cara kerjanya.
Memahami Arti PR Stunt

Dikutip dari IMCWIRE, PR stunt adalah acara atau tindakan yang direncanakan untuk menarik perhatian publik, menghasilkan publisitas, dan meningkatkan kesadaran publik terhadap sebuah brand. Tujuan utamanya adalah mendorong pembicaraan, baik secara online maupun offline, di berbagai platform.
PR stunt umumnya bersifat berani, tidak terduga, dan dirancang untuk menciptakan momen viral yang membuat audiens mengingat sebuah brand.
Misalnya, ketika perusahaan menggelar pertunjukan publik yang mencolok, memberikan hadiah tak terduga, atau menyelenggarakan acara pemecahan rekor. Tindakan tersebut termasuk PR stunt atau aksi publisitas.
Aksi kreatif semacam ini mampu menarik perhatian jurnalis, influencer, dan konsumen, sehingga menciptakan kehebohan luas serta pengakuan brand yang sifatnya positif.
Namun, meskipun dapat dilakukan secara cepat dan relatif sederhana, PR stunt tetap memiliki tantangan dan risiko.
Baca juga: 7+ Alat Promosi Public Relations yang Wajib Anda Ketahui
Oleh karena itu, sebelum meluncurkan PR stunt, penting untuk mempertimbangkan tujuan yang ingin dicapai sekaligus potensi dampak negatif yang mungkin timbul, agar strategi yang dijalankan lebih terukur dan bertanggung jawab.
Selain PR stunt, ada juga yang disebut dengan publicity stunt. Keduanya sama-sama bertujuan menarik perhatian, namun PR stunt umumnya merupakan bagian dari strategi komunikasi yang lebih luas untuk memperkuat reputasi sebuah brand.
Sebaliknya, publicity stunt lebih sering berfokus pada pencapaian eksposur jangka pendek.
Contoh PR Stunt
Untuk lebih memahami seperti apa PR stunt dilakukan untuk menarik perhatian publik terhadap sebuah acara atau brand, berikut adalah beberapa contoh nyata dari PR stunt.
1. McDonald

Salah satu contoh aksi PR stunt yang terkenal dilakukan restoran cepat saji McDonald’s pada tahun 2019.
Saat itu, McD membalik logo huruf M menjadi W sebagai bentuk dukungan pada hari perempuan internasional. Publik terkejut dengan tindakan tersebut dan penasaran dengan aksi tersebut.
Aksi ini merupakan salah satu contoh yang baik karena direncanakan dengan matang dan bertepatan dengan momen tertentu.
2. Uniqlo

Di tahun yang sama, aksi PR stunt pernah dilakukan brand Uniqlo saat kampanye produk kemeja flannel di MRT Jakarta.
Saat itu, sejumlah orang berkemeja flannel warna-warni mendadak memenuhi MRT. Kondisi itu kemudian disebarluaskan melalui media sosial.
Sejumlah pengguna media sosial pun dibuat heran dan bertanya-tanya terkait keberadaan sejumlah orang yang kompak mengenakan kemeja flannel tersebut.
Belakangan diketahui bahwa PR stunt itu merupakan bagian kampanye Uniqlo dalam mempromosikan produknya.
Baca juga: 7 Profesi yang Dekat dengan Pekerjaan Public Relations
3. MotoGP

Pertandingan MotoGP tahun 2022 di Indonesia sempat menjadi buah bibir saat seorang pawang hujan bernama Rara diklaim ‘berhasil’ menghentikan hujan lewat aksi ritualnya.
Saat itu hujan deras mengancam acara pertandingan MotoGP, Rara sebagai pawang hujan dipanggil untuk ritual menghentikan hujan.
Aksi ini viral di media sosial dan menjadi topik trending nomor satu, juga langsung menarik perhatian publik ke acara MotoGP.
PR Stunt ini bertujuan untuk memastikan acara tetap berjalan dan mendapatkan atensi publik yang masif secara cepat.
Apa Keuntungan PR Stunt?

1. Meningkatkan Brand Awareness
Kegiatan PR stunt dapat meningkatkan brand awareness secara signifikan. Efek viral yang biasanya ditimbulkan akan menarik perhatian pengguna media sosial.
Ketika kegiatan yang dilakukan unik atau mengejutkan, audiens cenderung akan membagikannya hingga menciptakan efek viral yang memperkuat brand awareness.
2. Menghasilkan Liputan Media
Selain menarik perhatian publik, kegiatan PR stunt juga akan menarik untuk liputan media. Bahkan tanpa perlu bersusah payah mengundang, media akan tertarik sendiri untuk meliput.
3. Membuka Kesempatan Kolaborasi dengan Bisnis Lain
Kegiatan ini berpotensi membuka peluang yang lebih luas untuk berkolaborasi dengan media atau brand lain di masa depan.
Tingginya persaingan terkadang menyebabkan visibilitas perusahaan berkurang karena banyak bisnis yang menawarkan produk atau jasa serupa.
Kegiatan yang menonjol akan membuat brand lebih terlihat sehingga menarik perhatian.
Baca juga: 3+ Kunci Perencanaan Public Relations
Bagaimana Cara Kerja PR Stunt

1. Tentukan Tujuan
Salah satu kunci utama dalam perencanaan Public Relations adalah kejelasan tujuan. Kegiatan ini harus dirancang dengan tujuan yang jelas sebelum keputusan atau tindakan diambil. Misalnya: perusahaan perlu mencapai kemajuan dalam aspek tertentu, terkait dengan tuntutan publisitas atau krisis representasi merek.
Kegiatan ini dapat bervariasi tergantung pada tujuannya, jadi penting untuk mempertimbangkan sasaran sebelum merencanakan suatu acara.
2. Lakukan Riset Mendalam
Melakukan riset mendalam menjadi salah satu skill Public Relations. Hal ini juga berlaku dalam aktivitas PR stunt. Dengan riset, seorang PR bisa mengetahui manfaat dan risiko yang dapat berkontribusi pada brand awareness.
Anda harus mulai dengan mengidentifikasi semua risiko yang mungkin terjadi, termasuk reaksi negatif, dan bagaimana mempersiapkan diri untuk menghadapinya.
Reaksi publik yang negatif selalu menjadi risiko karena Anda tidak dapat menarik perhatian semua audiens.
Anggaran kegiatan juga harus diperhitungkan, termasuk skenario alternatif karena reaksi publik tidak dapat sepenuhnya diprediksi.
3. Buat Jadwal Acara
Susun jadwal dengan jelas untuk memastikan keberhasilan. Mulai dari persiapan materi promosi, koordinasi dengan pihak eksternal seperti influencer atau artis, hingga simulasi jika diperlukan.
Selain itu, perhatikan juga momen tertentu seperti hari besar atau peluncuran produk sehingga hasilnya lebih maksimal.
Anda dapat memulai sejak satu sampai dua bulan sebelum acara dengan menyusun konsep acara, memproduksi materi promosi, koordinasi dengan pihak eksternal, dan pengaturan logistik.
4. Pantau Publikasi di Media Sosial
Peran media sosial bagi seorang public relations saat ini sangat berpengaruh pada penyebaran informasi, termasuk dalam aktivasi PR Stunt.
Perusahaan harus memperhatikan kemampuan adaptasi media sosial dari aksi publisitas kegiatan tersebut. Misalnya, dengan membuat tagar dalam unggahan di media sosial.
Biasanya, informasi yang muncul di media sosial akan turut menarik perhatian media. Dengan begitu, PR akan memperoleh media exposure yang lebih luas.
Tips Menjalankan Strategi PR Stunt

- Pertahankan nilai dan identitas brand
Pastikan stunt yang Anda buat selaras dengan nilai inti dan pesan yang ingin disampaikan brand, supaya audiens memberikan respons sebagai sesuatu yang otentik, bukan sekadar gimmick semata. - Kenali audiens Anda
Rancang stunt yang relevan dan menarik bagi target audiens Anda sehingga mampu menarik perhatian dan respons mereka secara nyata. - Gunakan kreativitas dan elemen visual yang kuat
Stunt yang unik dan visualnya menarik lebih mudah dibagikan serta mendapat perhatian media dan publik. - Manfaatkan sosial media secara strategis
Rencana promosi lewat sosial media dan konten live dapat memperluas jangkauan, meningkatkan buzz, dan menciptakan momentum yang lebih besar. - Sertakan call to action yang jelas
Berikan arahan yang spesifik kepada audiens tentang apa yang seharusnya mereka lakukan setelah melihat stunt Anda, misalnya ikut campaign, menggunakan hashtag, atau mengunjungi situs web Anda.
Baca juga: 3+ Cara Menghindari Blunder Public Relations, Wajib Tahu!
Kesimpulan
PR stunt merujuk pada kegiatan yang menimbulkan efek viral hingga dibicarakan publik.
Jika berhasil, kegiatan ini dapat membantu perusahaan meningkatkan brand awareness, mendapatkan perhatian media, hingga membuka kesempatan kolaborasi.
Namun harus diperhitungkan berbagai risiko yang mungkin terjadi apabila kegiatan yang dilakukan ternyata gagal menarik perhatian publik.
Untuk itu, perlu riset mendalam dan penyusunan jadwal yang jelas untuk memastikan keberhasilan kampanye.
Apabila Anda membutuhkan konsultasi dengan keahlian strategi konten dan rilis berita untuk meningkatkan citra brand perusahaan, tim RadVoice siap membantu Anda!
