Apa Itu Jurnalisme Investigasi? Ini 6 Tahapan Awal yang Perlu Dilakukan Sebelum Liputan

Jurnalisme mungkin merupakan istilah yang tidak asing di telinga masyarakat umum. Menurut KBBI, jurnalisme adalah pekerjaan mengumpulkan, menulis, mengedit, hingga menerbitkan berita.

Jurnalisme kemudian berkembang menjadi berbagai jenis, salah satunya jurnalisme investigasi. Aktivitas kewartawanan jenis ini banyak dikaitkan dengan membongkar suatu fakta atau liputan secara mendalam.

Di dalam artikel ini, RadVoice merangkum pengertian jurnalisme investigasi sekaligus langkah yang perlu dilakukan sebelum memulai sebuah liputan investigasi supaya hasilnya berkualitas.

Pengertian Jurnalisme Investigasi

Jurnalisme investigasi banyak dikaitkan dengan membongkar suatu fakta atau liputan secara mendalam. (Foto oleh Magnific)

Sebelum mengetahui langkah yang perlu dilakukan untuk membuat karya jurnalisme investigasi, perlu memahami pengertiannya terlebih dulu.

Dirangkum dari buku karya Septiawan Santana K (2004), jurnalisme investigasi adalah semua aktivitas mengumpulkan informasi, kemudian menganalisis, hingga menerbitkannya terkait kasus yang dinilai memiliki kejanggalan.

Jurnalis yang melakukan liputan investigasi pada dasarnya melakukan liputan seperti biasa, namun pada kasus yang sudah ada untuk kemudian mencari fakta terselubung di baliknya.

Perbedaan dengan Jurnalisme Secara Umum

Dilihat dari cara melakukan peliputan, jurnalisme investigasi dan jurnalisme biasa memiliki perbedaan sebagai berikut:

Jurnalisme Secara Umum

  • Meliput peristiwa aktual.
  • Memiliki deadline atau tenggat waktu yang lebih cepat.
  • Memberitakan permukaan peristiwa.
  • Melaporkan fakta yang ada.

Jurnalisme Investigasi

  • Meliput peristiwa yang sudah terjadi.
  • Memiliki tenggat waktu lebih lama
  • Memberitakan hal di balik suatu peristiwa.
  • Memiliki hipotesis untuk dibuktikan saat liputan.

Tahapan Melakukan Jurnalisme Investigasi

Supaya aktivitas jurnalisme investigasi berjalan lancar, beberapa tahapan ini penting untuk dilakukan: 

1. Tentukan Tema Utama

Sebelum memulai, pastikan untuk menentukan tema utama yang akan didalami dalam liputan investigasi. Dikutip dari blog Tempo Institute, biasanya tema akan dibahas dalam rapat redaksi.

Meski demikian, tidak jarang ide liputan investigasi muncul ketika melakukan liputan di lapangan. Nantinya, ide ini bisa dikembangkan dan didalami.

2. Tentukan Arah Investigasi

Setelah mengetahui tema utama, langkah selanjutnya adalah menentukan arah investigasi. 

Menurut blog Tempo Institute tahapan ini penting karena menentukan fokus pencarian data. 

Bagian ini harus disusun secara spesifik supaya hasil hipotesisnya bisa diuji ketika melakukan peliputan.

3. Memahami Konteks dengan Studi Dokumen

Penting untuk melakukan studi dokumen sebelum liputan investigasi. (Foto oleh Magnific)

Liputan investigasi juga membutuhkan jurnalis untuk mempelajari dokumen-dokumen pendukung. 

Dikutip dari blog Glints, bagian ini penting karena membantu hasil analisis menjadi lebih valid dan terpercaya.

Dokumentasi ini bisa berbentuk buku atau dokumen-dokumen dari pihak berwenang terkait informasi yang akan diliput.

4. Mencari Bahan Melalui Wawancara dengan Narasumber yang Relevan

Setelah memperkaya pikiran dengan berbagai persiapan, saatnya mewawacarai narasumber. Biasanya, penentuan narasumber juga sudah ditentukan dalam tahap awal.

Narasumber yang diwawancara harus relevan dan terpercaya. Bahkan, tidak sedikit jurnalisme investigasi yang mewawancarai pelaku kejahatan.

Bisa saja jika terpaksa jurnalis membuat narasumbernya anonim. Namun, harus memenuhi beberapa kriteria sumber anonim dalam hasil liputan nantinya.

5. Uji Bahan dengan Hipotesis Awal

Setelah mendapatkan dua data, yaitu hipotesis awal dan wawancara di lapangan, selanjutnya memasuki tahapan komparasi.

Tempo Institute menjelaskan tahapan ini berarti membandingkan data dengan sumebr lain sehingga memiliki makna dan validitas. 

Di tahapan ini, jurnalis juga menguji data berdasarkan tingkat kredibilitasnya. Akhirnya, data-data ini bisa menjawab hipotesis awal apakah bisa dibuktikan atau dibantah.

6. Sajikan Hasil Investigasi

Hasil liputan investigasi biasanya disajikan secara ringkas dan jelas. Selain itu, argumen yang disajikan harus kuat.

Liputan investigasi memiliki struktur tulisan seperti berita pada umumnya, namun pada bagian lead biasanya akan diberikan informasi yang kuat.

Membuat paragraf pembuka bisa jadi menyulitkan, oleh karena itu jurnalis harus memahami contoh-contoh lead yang bisa menarik pembaca.

Di dalam hasil investigasi juga diberikan kronologi serta bukti-bukti pendukung yang didapatkan selama melakukan liputan.

Mengapa Jurnalisme Investigasi Penting

Jurnalisme investigasi penting karena mengungkap fakta baru di balik sebuah berita. (Foto oleh Magnific)

Dikutip dari buku Jurnalisme Investigasi: Trik dan Pengalaman Para Wartawan Indonesia Membuat Liputan Investigasi di Media Cetak, Radio, dan Televisi (2010) yang dirangkum di Kompas.com, beberapa hal ini menjadi hal yang penting dari jurnalisme investigasi:

  • Mengungkap hal yang merugikan kepentingan publik.
  • Menjawab pertanyaan penting yang muncul di balik suatu peristiwa.
  • Membantu publik memahami kompleksitas masalah yang sedang jadi sorotan.

Kesimpulan

Jurnalisme investigasi bukanlah hal yang mudah dilakukan. Jurnalisme jenis ini membutuhkan waktu serta persiapan yang lebih matang dibandingkan liputan pada umumnya.

Sebelum melakukan liputan investigasi, seorang jurnalis harus mempersiapkan diri dengan memahami konteks dari dokumen-dokumen serta informasi lainnya.

Walaupun harus melalui proses cukup panjang, namun jurnalisme investigasi merupakan suatu produk media yang berdampak besar pada kepentingan publik.Sebab, hasil liputannya bisa membongkar suatu kasus besar yang selama ini menjadi pertanyaan publik.

RadVoice terus berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi brand melalui narasi dan inisiatif yang berdampak. Jika perusahaan Anda membutuhkan bantuan untuk membuka eksposur yang lebih luas, segera hubungi RadVoice!

Fill in the form, and we will get back to you within one business day.

Tell us about your project, and we will get back to you within one business day.