Kolaborasi RadVoice dan Sony Music Indonesia dalam Publikasi Press Release Sejumlah Musisi

Sony Music Indonesia

Sebagai agensi komunikasi yang berpengalaman, RadVoice Indonesia berkomitmen untuk menggarap publikasi press release lintas industri, mulai dari financial technology hingga industri musik.

Kali ini, RadVoice kembali berkolaborasi dengan Sony Music Indonesia dalam menerbitkan press release sejumlah musisi pendatang baru mulai dari rapper muda Kenny Jacta, duet Prinsa-Difki, Sisca Saras, dan penyany hip-hop asal Bandung, Sundanis.

Kenny resmi memperkenalkan diri sebagai bagian dari Sony Music Indonesia melalui single perdananya bertajuk “Kau Coba Rayu” dengan menggandeng ERN serta Dochi (Pee Wee Gaskins). Lagu ini menjadi langkah awal perjalanan karier profesionalnya di industri musik Tanah Air.

Kabar perilisan single debut ini dipublikasikan di sejumlah media nasional, yakni Jakarta Suara Merdeka, Connec.id, MerahPutih.com, Djakarta Connection, Visual Indonesia, Warta Musik, hingga RollaTalks. Selain itu, eksposur juga diperkuat melalui kanal digital seperti Instagram dan platform X (Twitter), termasuk dukungan dari akun komunitas musik seperti Ori Distro Media.

Baca juga: Kolaborasi RadVoice dan Sony Music Indonesia dalam Publikasi Press Release untuk Penyanyi Malaysia

Sementara itu duet Prinsa-Difki yang mendaur ulang lagu hits Vierra berjudul Seandainya juga telah dipublikasikan di sejumlah media, di antaranya Kumparan, Jawa Pos, JPNN, Pikiran Rakyat, dan RRI.

Dalam keterangannya, Prinsa memilih membawakan lagu itu karena sudah melekat di diri banyak orang. Ia bersama Difki menjalani workshop untuk menemukan chemistry dan pembagian vokal yang paling tepat.

Prinsa memilih membawakan lagu Vierra-Seandainya karena sudah melekat di diri banyak orang. (Foto tangkapan layar Jawa Pos)

Kemudian mantan anggota JKT48 Sisca Saras juga turut merilis single perdananya yang bertajuk ‘Katanya Cinta’. Informasi mengenai rilis lagu ini dipublikasikan di sejumlah media, yaitu Zetizens, GNFI, UrbanVibes, Insert Live, dan Nyata Media.

Selanjutnya musisi hip-hop asal Bandung, Sundanis yang pernah viral karena jargon ‘EGP’ pada 2025 juga merilis single terbaru bertajuk ‘Bad Mood’ pada akhir Februari. Informasi ini telah dipublikasikan di dua media yakni Suara dan Hops.id.

Cakupan publikasi ini menunjukkan antusiasme media dalam menyambut kehadiran para musisi muda tersebut sebagai wajah baru di industri musik Indonesia.

Peran RadVoice dalam Publikasi

Dalam proses penyusunan publikasi, RadVoice melakukan riset menyeluruh mengenai profil para musisi tersebut. Tim kemudian mengkurasi informasi yang paling relevan dan memiliki nilai berita untuk dikemas dalam press release yang informatif sekaligus menarik bagi media hiburan dan lifestyle.

Pendekatan ini membantu media mendapatkan gambaran utuh mengenai debut resmi para musisi bersama Sony Music Indonesia maupun kolaborasi lintas musisi

Hasilnya, publikasi tersebar di berbagai media nasional dan memperkuat awareness terhadap para musisi tersebut.

Seperti “Kau Coba Rayu” yang dibawakan Kenny menghadirkan warna hipdut, yaitu perpaduan hip hop dan dangdut modern, yang terasa segar dan relevan dengan generasi muda.

Lagu ini mengangkat tema move on elegan, tentang keberanian melepaskan tanpa kehilangan harga diri. Pesan tersebut terasa dekat dengan pengalaman anak muda masa kini, yang ingin tetap kuat dan percaya diri meski menghadapi kekecewaan.

Baca juga: RadVoice Menerbitkan Press Release Suplemen Susu untuk Sendi Nutrafor Joints di Media Nasional

Sony Music Indonesia
Dalam proses kreatifnya kali ini, Kenny menggandeng ERN serta Dochi (Pee Wee Gaskins)(Tangkapan layar situs Connec.id)

Kemudian duet Prinsa-Difki juga memiliki ciri khas tersendiri. Meski memiliki karakter vokal yang berbeda, Difki dan Prinsa menemukan energi baru saat berkolaborasi dalam lagu Seandainya.

Aransemen lagu itu dibuat lebih emosional dan segar dengan tambahan sentuhan orkestra, memperkuat karakter pop-rock yang ingin mereka hadirkan.

Sementara Sisca Saras menceritakan bagaimana lagu baru itu cukup menantang untuk dibawakan karena bernuansa kesedihan. Lagu ‘Katanya Cinta’ ini bercerita tentang hubungan yang harus berakhir karena kedua pihak saling menyakiti.

Kemudian proses kreatif Sundanis yang menciptakan lagunya sendiri mengaku menulis lirik dan notasi secara spontan. Lagunya bahkan rampung dalam hitungan jam.

Ia juga mengajak Uienda, model asal Bandung untuk berkolaborasi dalam perilisan lagu ini.

Kolaborasi Jangka Panjang RadVoice dan Sony Music Indonesia

Publikasi debut para musisi muda ini merupakan bagian dari kerja sama jangka panjang antara RadVoice dan Sony Music Indonesia. Sebelumnya, RadVoice juga menggarap publikasi press release untuk penyanyi asal Malaysia, Aina Abdul.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada satu perilisan, tetapi pada upaya berkelanjutan untuk mendukung komunikasi dan eksposur para artis Sony Music di Indonesia.

Selanjutnya, masih ada lima musisi yang berkolaborasi dengan Sony Music Indonesia untuk merilis single baru mereka.

Melalui jaringan media yang luas dan pemahaman mendalam tentang narasi, RadVoice memastikan setiap karya dapat tersampaikan dengan tepat kepada audiens yang relevan.

Ke depan, RadVoice berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Sony Music Indonesia dan berbagai pihak lainnya, membantu setiap brand dan artis dalam menyampaikan cerita mereka secara lebih kuat, relevan, dan bermakna.

Setiap karya memiliki cerita di baliknya. RadVoice hadir untuk memastikan cerita itu tersampaikan dengan tepat, menjangkau audiens yang penting bagi organisasi Anda.

Sony Music Indonesia

Fill in the form, and we will get back to you within one business day.

Tell us about your project, and we will get back to you within one business day.